Berita

Ilustrasi pasien corona/Net

Nusantara

Dua Pasien Corona Pertama Di Indonesia Mengaku Bingung Dan Tertekan

RABU, 04 MARET 2020 | 09:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dua orang pasien corona pertama di Indonesia mengaku tertekan dengan banyaknya pemberitaan mengenai diri mereka. Mereka juga heran dengan langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah.

Sebelum Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan kasus corona pertama di Indonesia kepada publik di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3) yang disiarkan di televisi, pasien mengaku tidak mengetahui telah terjangkit virus tersebut.

Dalam pesan singkat yang ditulis oleh pasien 1, ia menjelaskan kebingungannya yang secara tiba-tiba diperbincangkan publik.


"Maaf daritadi siang saya ga komen apapun karena saya bingung sekali," kata pasien 1.

"Kenapa saya ga info apapun di grup? Karena saya bingung sampai sekarang tidak ada satu dokter pun yang nyamperin untuk menjelaskan apa pun ataupun memberi lihat hasil tes saya," lanjutnya.

Pasien 1 menjelaskan, pada 14 Februari, ia menghadiri sebuah acara di Amigos, Kemang dan 15 Februari di Paloma. Di sana, ia ikut berdansa dengan seorang wanita berkewarganegaraan Jepang yang tinggal di Malaysia.

Sehari setelahnya, ia merasakan demam dan batuk sehingga ia tidak keluar rumah. Berselang beberapa hari, pasien 2 pun ikut merasakan hal yang sama.

Sehingga, pada 27 Februari, mereka memeriksakan diri ke Rumah Sakit Mitra Keluarga di Depok, Jawa Barat. Walaupun sebelumnya mereka telah beberapa kali memeriksakan diri ke dokter.

Menurut diagnosa dokter pada saat itu, pasien 1 mengalami bronchopneumonia, sementara pasien 2 tifus. Alhasil, mereka dirawat di rumah sakit tersebut.

Ketika di rumah sakit, pasien 1 dihubungi oleh rekannya yang manyatakan wanita Jepang yang pernah menari bersamanya dinyatakan positif corona di Malaysia.

"Demi keamanan dan kesehatan nasional, saya info ke dokter agar saya diperiksa karena itu saya diisolasi dari hari Minggu (1/3)," katanya.

Saat ini, baik pasien 1 dan 2 mengaku, langkah pemerintah untuk mengumumkan identitas mereka telah membuat mereka merasa tertekan.

Pemasangan garis polisi di rumahnya hingga tersebarnya foto-foto mereka membuat pasien 1 dan 2 resah.

Kendati begitu, mereka mengaku saat ini kondisi meraka yang diisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, udah lebih stabil.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya