Berita

Ilustrasi Belanja/Net

Bisnis

Hindari Panic Buying, Pengusaha Pastikan Kebutuhan Masyarakat Akan Tercukupi

SELASA, 03 MARET 2020 | 06:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah kepanikan akan wabah virus corona, kabar penemuan dua kasus positif virus covid-19 membuat geger masyarakat Indonesia.

Pasca Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan penemuan tersebut, masyarakat dikabakan segera melakukan antisipasi. Beberapa toko masker disebut-sebut kehabisan stok mereka. Di sosial media ramai kabar masyarakat yang memborong banyak persediaan kebutuhan harian.

Menyikapi hal tersebut, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) meminta masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian secara panik terhadap berbagai barang kebutuhan utama di beragam toko-toko ritel modern.


Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, menyarankan agar masyarakat tetap tenang sebab kebutuhan akan tetap terpenuhi.

"Anggota peritel Aprindo selalu siap untuk hadir dan cukup dalam memenuhi kebutuhan baik pangan maupun nonpangan bagi masyarakat di seluruh Indonesia, dikarenakan tindakan yang over atau berlebihan ini justru membuat kepanikan atau fobia baru lainnya yang tidak perlu terjadi, di saat sebenarnya seluruh kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi dan tercukupi dengan baik," kata Roy, Senin (2/3).

Hal yang utama dilakukan saat ini adalah bagaimana masyarakat menjaga kesehatan diri serta keluarga, sebab penyebaran sangat mudah terjadi jika masyarakat tdak berhati-hati.

Roy mengingaatkan, berbagai pihak tidak cepat terpengaruh oleh kabar hoaks maupun berita yang tidak terpercaya yang diviralkan oleh oknum.

Sebaliknya, masyarakat dianjurkan agar mengikuti berita yang disampaikan oleh kementerian dan lembaga pemerintah yang secara langsung disiarkan melalui jaringan media dan televisi terpercaya dan kompeten ke seluruh wilayah Indonesia.

Peritel anggota Aprindo terus dan tetap melayani kebutuhan masyarakat serta mengambil tindakan atau kebijakan yang dianggap perlu untuk memastikan bahwa kebutuhan masyarakat dapat terlayani dengan cukup dan baik.

Saat ini, kondisi dua pasien virus corona dalam keadaan stabil.  Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyebut pasien tidak sedang mengalami demam, tidak sesak napas, dan tidak mengalami gangguan saat makan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya