Berita

Jemaah umrah Indonesia harus menunda keberangkatan mereka ke Arab Saudi/Net

Politik

Sudah Saatnya Pemerintah Bentuk Crisis Centre Umrah

SABTU, 29 FEBRUARI 2020 | 23:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sementara waktu menangguhkan kunjungan ke negara tersebut, baik untuk tujuan umrah maupun ziarah. Hal itu menyusul penyebaran virus corona baru (Covid-19) dalam beberapa waktu terakhir.

Pada saat yang sama, bulan suci Ramadhan juga sudah semakin dekat. Di mana antusiasme dan minat ummat muslim tanah air untuk menjalankan umrah bakal tinggi. Sehingga perlu ada langkah-langkah terukur yang segera dilakukan.

Ketua Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj menyatakan, dalam kondisi yang serbatidak pasti seperti sekarang, pemerintah sudah saatnya membentuk Crisis Centre (pusat krisis).


Crisis Centre tersebut terdiri dari lintas kementerian dan lembaga. Yakni Kementerian Agama yang bertindak sebagai leading sector, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan organisasi penyelenggara jasa umrah.

"Persoalan pembatalan keberangkatan umrah oleh Arab Saudi saat ini seharusnya tidak hanya didudukkan sebagai persoalan untung rugi bisnis semata. Tetapi yang lebih diprioritaskan dari itu adalah menyangkut keselamatan jiwa ribuan jemaah umrah dari ancaman virus corona yang mematikan," ujar Mustolih Siradj melalui keterangannya, Sabtu (29/2).

"Meski pemerintah sampai hari ini keukeuh menyatakan Indonesia bebas corona, tetapi tidak ada salahnya meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi," sambungnya.

Oleh karena itu, pembentukan Crisis Centre ini sudah sangat penting dilakukan, agar dinamika kebijakan dan perkembangan yang terjadi di negara Arab Saudi bisa terus dipantau.

Selain itu, Crisis Centre juga menjadi pusat penyebaran dan kontak informasi untuk mendata dan menghimpun jemaah umrah yang batal berangkat. Serta melakukan pengaduan untuk menghindari serta meminimalkan kesimpangsiuran informasi.

"Fungsi lainnya memfasilitasi jemaah yang ingin membatalkan atau meminta pengembalian biaya (refund), ataupun terkait penjadwalan ulang (reschedule) bila situasinya sudah aman dan kondusif," ungkap Dosen Hukum Bisnis UIN Jakarta itu.

Model Crisis Centre semacam ini pernah dibentuk oleh pemerintah ketika terjadi gagal berangkat ribuan jemaah First Travel beberapa waktu lalu. Crisis Centre yang melibatkan Kementerian Agama, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bareskrim Mabes Polri terbukti cukup membantu dan efektif.

"Prinsipnya, kesiapan menghadapi persoalan dengan cara yang lebih terorganisir dalam situasi seperti sekarang jauh lebih baik, agar tidak berpotensi menjadi bom waktu di belakang hari," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya