Berita

Mardani Ali Sera/Net

Politik

Mardani: India Harus Segera Selesaikan Konflik Hindu Dan Islam Hingga Tuntas

KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 | 19:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera mengungkapkan keperihatinan atas kerusuhan berdarah dan pembakaran Mesjid di New Delhi, India pada Rabu (26/02).

“Saya secara pribadi mengucapkan turut berbela sungkawa atas kerusuhan ini,” kata Mardani kepada wartawan, Kamis (27/02).

Mengutip Laman BBC, jumlah orang yang terbunuh dalam kerusuhan selama beberapa hari terakhir di ibu kota India, Delhi, bertambah menjadi 27 orang


“Saya menyesalkan hal ini bisa terjadi dan semakin panas,” ujarnya.

Legislator Fraksi PKS itu berharap, pemerintah setempat bisa segera menuntaskan permasalahan ini sampai ke akar-akarnya.

“Saya berharap pemerintah India bisa segera menyelesaikan konflik ini sampai keakar-akarnya,” katanya.

Mardani mengatakan menjaga harmoni antar umat beragama penting untuk menyelesaikan kohesi sosial di masyarakat.

“Mari kita jaga harmoni antar umat beragama, Kami berharap India bisa segera aman dan damai kedepannya,” pungkasnya.

Konflik di India bermula dari protes damai yang dilakukan kelompok muslim atas usulan amandemen UU kewarganegaraan India yang disebut Citizenship Amandment Act (CAA) yang dianggap mendiskriminasi kelompok muslim.

Protes ini berujung konflik kekerasan ketika kelompok pendukung CAA yang diwakili oleh kelompok nasionalis Hindu menyerang aksi protes yang dilakukan oleh kelompok muslim.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya