Berita

Massa dari corong rakyat sayembara berhadiah sepeda untuk tangkap Novel Baswedan/Istimewa

Hukum

Tiru Kuis Jokowi, Massa Gelar Sayembara Berhadiah Sepeda Untuk Jaksa Yang Mampu Adili Novel Baswedan

KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 | 00:47 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Gabungan aktivis dan pemuda mengatasnamakan Corong Rakyat menduga kasus sarang burung walet yang menyeret nama penyidik KPK, Novel Baswedan sengaja disembunyikan.

Mereka pun mengingatkan kepada Jaksa Agung agar mengungkap kembali misteri dugaan penganiayaan dan kematian korban sarang burung walet yang diduga dilakukan oleh Novel Baswedan saat masih menjabat Kasat Reskrim di Polres Bengkulu tahun 2004 silam.

"Hingga detik ini, kami belum mendengar penjelasan resmi yang disampaikan oleh Jaksa Agung mengenai perkembangan kasus tersebut. Keadilan harus ditegakkan, buka hati nuranimu, bela lah wong cilik," tegas koordinator aksi, Ahmad saat berunjuk rasa di Kejagung RI, Rabu (26/2).


Ahmad bersama aktivis lainnya menggelar aksi 'Bela Korban Sarang Burung Walet karena menganggap Novel Baswedan sebagai manusia kebal hukum.

"Jelas-jelas melakukan pelanggaran HAM penganiayaan kepada masyarakat kecil, tapi Kejagung tak berani eksekusi Novel Baswedan ke pengadilan," tuturnya.

Di sela-sela aksinya, massa juga membagikan brosur dan spanduk besar sayembara berhadiah sepeda untuk Jaksa Agung yang bisa seret Novel Baswedan ke kursi pesakitan.

"Agar kasus ini terang benderang, kami buka sayembara dari kemarin. Hadiahnya adalah sepeda biar seperti Presiden Jokowi. Kami kumpulkan uang recehan (koin) dari rakyat untuk dibelikan sepeda bagi Jaksa yang berhasil menyeret Novel Baswedan ke pengadilan," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya