Berita

Mahathir Mohamad/Reuters

Dunia

Mundur Dari Kursi PM, Mahathir Mohamad Dorong Pembentukan Pemerintah Persatuan?

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 21:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Malaysia yang baru mundur, Mahathir Mohamad dikabarkan mendorong pembentukan pemerintah nasional dengan menyatukan partai-partai oposisi.

Untuk diketahui, Mahathir yang kini berusia 94 tahun itu mengundurkan diri dari kursi perdana menteri Malaysia awal pekan ini (Senin, 24/2). Namun Raja Malaysia segera menunjuknya sebagai perdana menteri sementara.

Langkah ini secara efektif menghancurkan koalisi yang rapuh yang telah dibentuk Mahathir dengan saingan lamanya, Anwar Ibrahim, untuk memenangkan pemilihan umum tahun 2018 lalu.


Empat sumber politik anonim yang dekat dengan situasi itu, seperti dikabarkan Reuters (Selasa, 25/2), menyebut bahwa Mahathir mengusulkan gagasan koalisi besar pada pertemuan dengan para pemimpin partai-partai politik besar, termasuk Anwar dan orang-orang yang dikalahkannya dalam pemilihan umum.

"Tampaknya Mahathir siap untuk membentuk pemerintahan," kata salah seorang sumber tersebut.

"Tidak akan ada entitas politik apa pun. Kami mungkin pemerintah tanpa partai," tambahnya.

Meski begitu, kabar tersebut belum mendapatkan komentar atau pernyataan resmi dari Mahathir atau pihak terkait lainnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya