Berita

Warga Korea Selatan menggunakan masker di tempat umum untuk menghindari penularan virus corona/Time

Dunia

Korsel Geram, Israel Tiba-tiba Larang Warganya Masuk Karena Khawatir Virus Corona

MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 | 14:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Korea Selatan mengajukan keluhan kepada Israel karena secara tiba-tiba melarang warga negara Korea Selatan masuk ke negara tersebut. Larangan itu dibuat di tengah melonjaknya kasus penyebaran virus corona di negeri ginseng tersebut.

Keluhan itu dilayangkan pemerintah Korea Selatan pada Minggu (23/2) setelah sehari sebelumnya, Israel menolak untuk mengizinkan sekitar 200 orang asing untuk memasuki negara itu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Ratusan warga negara Korea Selatan itu dilarang masuk setelah mereka mendarat di Tel Aviv dengan penerbangan Korean Air.


Dikabarkan kantor berita Korea Selatan, Yonhap, tindakan itu dilakukan ketika warga Korea Selatan yang baru-baru ini melakukan ziarah ke Israel diketahui telah terinfeksi virus corona atau dikenal juga dengan nama resminya, Covid-19.

Mengetahui hal tersebut, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan segera menghubungi pemerintah Israel dan memintanya untuk mengizinkan mereka masuk.

Namun pihak berwenang Israel menolak permintaan itu dan memaksa ratusan warga Korea Selatan itu untuk kembali ke Bandara Internasional Incheon dengan pesawat KE957.

Pihak Kementerian Luar Negeri Korea Selatan geram dan menyatakan penyesalan atas tindakan Israel, serta menuntut agar insiden seperti itu tidak terjadi lagi.

Sementara itu, pihak berwenang Israel menjelaskan bahwa langkah tersebut terpaksa diambil demi menghindari penyebaran virus corona.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya