Berita

Bambang Haryo Soekartono/Net

Nusantara

Bacabup Sidoarjo BHS Ingatkan Tim Dan Pendukung Tidak Terpengaruh Survei Orderan

SABTU, 22 FEBRUARI 2020 | 15:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Bakal Calon Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono mengapresiasi hasil survei jelang Pilkada 2020. Termasuk yang dilakukan survei Alvara Research Center.

Hasil survei Alvara itu, membuat tim BHS semakin kuat dan bekerja keras menatap kontestasi Pilkada Sidoarjo.

Akan tetapi, BHS lebih memilih hasil dari lembaga survei yang kredibel dan memiliki reputasi yang bagus serta menjadi parameter oleh partai di Sidoarjo.


"Ada lembaga survei Republik Institute, SMRC digunakan Partai Demokrat, kemudian PKB menggunakan Pusdeham, Golkar menggunakan LSI dan Indobarometer, Poltracking, PDIP gunakan LSI dan Denny JA, kemudian Gerindra menggunakan Charta Politika yang mana ini paling disukai Bapak Prabowo Subianto, tentu hanya mempercayakan kepada lembaga survei yang kredibel saja," kata politisi Gerindra ini, Sabtu (22/2)

BHS melanjutkan, lembaga survei harus mengedepankan independensi dan sesuai dengan metedologi ilmiah, serta tidak berdasarkan orderan atau pesanan salah satu pihak, untuk melakukan framing.

"Mengenai survei dari Alvara itu ya kita terima kasih saja, dan tim kita tidak terpengaruh dengan survei-survei semacam itu, karena kita hanya gunakan parameter yang resmi, sejauh ini tim tetap solid bergerak. Jadi biar masyarakat yang menilai," ucap BHS

Terpisah, analis politik dari Universitas Islam Majapahit (Unim), Gus Hamdi mengatakan bahwa setiap hasil survei harus berdasarkan penilitian ilmiah, tidak asal-asal dan prosentasinya yang rasional.

"Saya rasa, survei tersebut justru akan menguatkan bakal calon bupati yang lain, pastinya tidak membawa pengaruh signifikan, karena meskipun survei itu tinggi, realitas di lapangan akan berbeda, bisa jadi Bambang Haryo lebih tinggi, karena melihat di lapangan Pak Bambang sangat proaktif turun di lapangan" kata Hamdi.

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Sidoarjo, Suwono saat dimintai tanggapannya mengenai survei itu mengaku santai.

"Kami santai, tidak terpengaruh, survei itu justru membuat tim dari Bambang Haryo berkerja lebih keras lagi sehingga menorehkan hasil terbaik, karena perjalanan masih panjang," ucapnya.

Dalam rilis survei Alvara Research Center terbaru, popularitas BHS ada di posisi ketiga setelah Ahmad Muhdlor Ali dan Kelana Aprilianto.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya