Berita

Anak Kolong Bikers Indonesia/Istimewa

Nusantara

Lawan Stigma Negatif, Anak Kolong Bikers Siap Lawan Narkoba Dan Radikalisme

JUMAT, 21 FEBRUARI 2020 | 19:24 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Stigma negatif yang melekat kepada anak motor tak menyurutkan anggota Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI/Polri (FKPPI) membentuk klub motor Anak Kolong Bikers Indonesia.

Commandante Anak Kolong Bikers Indonesia, Bambang Dirgantoro mengatakan, dibentuknya klub tersebut merupakan respons berbagai persoalan bangsa, khususnya berkaitan dengan semakin menurunnya semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.

“Perkembangan teknologi yang tidak dibarengi oleh penguatan pemahaman semangat kebangsaan pada generasi muda Indonesia telah menciptakan celah bagi timbulnya berbagai persoalan seperti meningkatnya individualisme, apatisme, intoleransi dan radikalisme," ujar Bambang Dirgantoro saat deklarasi Anak Kolong Bikers Indonesia di Jakarta, Kamis (20/2).


Kehadiran Anak Kolong Bikers Indonesia akan menjawab semua persoalan tersebut. Keberadaan Anak Kolong Bikers Indonesia diharapkan akan semakin menguatkan semangat kebangsaan melalui penyebaran nilai-nilai toleransi, kerukunan, menghargai perbedaan, musyawarah dan mufakat yang sebelumnya melekat di masyarakat Indonesia.

"Melalui wadah hobi otomotif roda dua ini, maka diharapkan upaya-upaya sosialisasi semangat kebangsaan dapat lebih diterima oleh generasi muda," katanya.

Melalui wadah hobi otomotif roda dua, penyebaran semangat kebangsaan dapat dilakukan dengan lebih fleksibel, dan santai sehingga dapat lebih cepat diterima oleh generasi muda yang menggemari kegiatan hobi otomotif roda dua.

Cara-cara kreatif tersebut diakui dibutuhkan dalam menyebarkan semangat kebangsaan di tengah derasnya arus informasi imbas kemajuan teknologi yang juga banyak membawa dampak negatif, terutama bagi generasi muda Indonesia.

"Ke depan Anak Kolong Bikers Indonesia akan menjalankan program-program kerja yang bersifat sosial dan membawa pesan-pesan kebangsaan. Kami juga akan mengakomodir dan mendukung pengembangan potensi dan bakat yang dimiliki oleh anggota,” tegasnya.

Sementara itu Pembina Keluarga Besar TNI-Polri yang juga Aster Kodam Jaya Kolonel Jacky Ariestanto mengatakan, Anak Kolong Biker Indonesia selaras dengan TNI. Apalagi Anak Kolong Bikers Indonesia bukan geng motor tapi klub yang memiliki nilai sport dan aspek bela negara.

"Kita tidak membina mereka tapi bertukar pikiran untuk membangun ide yang bagus. Juga mengubah stigma anak komplek sebagai pengguna narkoba," jelasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya