Berita

Dubes Rusia Lyudmila Vorobieva mengangkat gelas toast dalam perayaan Hari Angkatan Bersenjata Rusia (Rabu, 19/2). []

Politik

Ketika Dubes Rusia Bercerita Kepada Rachma Tentang Kontrak Pembelian Sukhoi Su-35

KAMIS, 20 FEBRUARI 2020 | 21:04 WIB | OLEH: DR. TEGUH SANTOSA

Akurat, kuat, tahan lama, juga tahan banting. Begitu Dutabesar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia Lyudmila Vorobieva menggambarkan kualitas alutsista buatan negaranya.

Penjelasan singkat mengenai kualitas alutsista buatan Rusia disampaikan Dubes Vorobieva ketika berbicara dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri, dalam jamuan makan malam Hari Angkatan Bersenjata Rusia yang diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu malam (19/2).

Untuk memberikan ilustrasi yang lebih jelas mengenai kualitas alutsista buatan Rusia, Dubes Vorobieva menceritakan kehebatan tank seri T-34 yang diproduksi Uni Soviet menjelang Perang Dunia Kedua.


Sepanjang Perang Dunia Kedua, Soviet memproduksi tak kurang dari 80 ribu T-34. Tank-tank inilah yang berhasil menembus pertahanan Wehrmacht, Angkatan Perang Nazi Jerman, yang akhirnya memaksa tentara Jerman menyerah kalah di bulan Mei 1945.

Bagi Rusia, tank T-34 adalah salah satu bukti keunggulan alat perang mereka.

Di tahun 2018, Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, yang sedang berkunjung ke Laos mendapat informasi bahwa negara di Asia Tenggara itu masih mengoperasikan puluhan T-34. Setahun kemudian, Rusia membeli kembali sekitar 30 tank T-34 dari Laos.

Tank-tank itu dikirimkan dengan kapal laut ke Vladivostok dan tiba di awal Januari tahun lalu. Dari Vladivostok, semua T-34 itu dikirimkan ke Moskow menggunakan kereta Trans Siberia.

Dalam kesempatan itu Rachma juga bertanya kepada Dubes Vorobieva mengenai kelanjutan rencana Indonesia membeli pesawat Sukhoi dari Rusia.

Menjawab pertanyaan Rachma, Dubes Vorobieva menjelaskan bahwa kedua negara telah menandatangani kontrak pembelian sebelas Sukhoi Su-35 pada Februari 2018.

Namun sampai kini masih belum ada kepastian mengenai kelanjutan kontrak itu.

Dubes Vorobieva menduga, hal ini ada kaitannya dengan tekanan Amerika Serikat kepada Indonesia, seperti kepada negara-negara lain  yang ingin mendapatkan sumber alutsista alternatif.

Dubes Vorobieva menambahkan, Su-35 adalah salah satu pesawat terbaik yang ada pada masa kini. Indonesia, dia yakin, tidak akan rugi memiliki pesawat jenis itu.

Dubes Vorobieva juga menjelaskan, banyak ilmuwan dan industriawan Rusia yang membantu Amerika Serikat mengembangkan pabrikasi dan industri alutsista. Mereka pindah ke Amerika Serikat sebelum Perang Dunia Kedua.

Misalnya Igor Ivanovich Sikorsky yang mendisain sejumlah helikopter dan pesawat fixed-wing.

Di Rusia, Hari Angkatan Bersenjata atau Dyen' zaschitnika Otechestva dirayakan setiap tanggal 23 Februari untuk menghormati semua rakyat Rusia yang pernah bergabung dengan angkatan perang untuk membela kedaulatan negara. Tanggal 23 Februari merujuk pada modernisasi angkatan perang Uni Soviet di tahun 2018.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri hadir sebagai tamu kehormatan dalam perayaan Hari Angkatan Bersenjata Rusia 2020 bersama sejumlah Dutabesar dan Atase Pertahanan dari berbagai negara.

Putri Bung Karno itu berada di barisan terdepan bersama Dubes Lyudmila ketika acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara.

Atase Pertahanan Rusia Captain Navy Serguey Zhevnovatiy secara khusus juga mengucapkan terima kasih kepada Rachma yang telah menyempatkan hadir ketika memberikan sambutan pembuka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya