Berita

Calon Ibu KOta Baru/Net

Nusantara

Bappenas: Ibu Kota Baru Dibangun Layaknya Manhattan Yang Kedepankan Inklusi Sosial Dan Modern

RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 06:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ibu Kota Negara baru akan memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH). Konsepnya nanti akan dibuat layaknya Manhattan di Amerika Serikat (AS).

Dengan luas lahan 256.142,74 hektar dan luas inti 56.180,87 hektar, Ibu Kota Negara baru akan memiliki luas pusat pemerintahan sekitar 5.644 hektar.

Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy Prawiradinata mengatakan, penentuan luas kawasan IKN ini juga tentunya mempertimbangkan One River One Management, keterpaduan hulu-hilir dan karakter Daerah Aliran Sungai (DAS), serta batas Taman Hutan Raya (Tahura).


“Paling tidak 50 persen di daerah yang 56.000 hektar itu, yang akan dibangun seperti Manhattan kecil itu, 50 persennya tetap Ruang Terbuka Hijau," jelas Rudy kepada media, di Jakarta, Selasa (11/2).

Visi IKN Smart, Green, Beautiful, dan Sustainable diterjemahkan melalui pengembangan kota yang berdampingan dengan alam melalui konsep forest city serta smart and intelligent city.

“Melalui visi ini, ibu kota baru diharapkan dapat menjadi kota yang mengedepankan inklusi sosial dan modern, dengan tetap memperhatikan kelestarian dan keberlanjutan lingkungan, tambah Rudy.

Untuk saat ini, menurut Rudy, konsep tersebut dianggap memadai dan menjadi pilihan terbaik, mengingat lokasi IKN berada di Pulau Kalimantan, yang memiliki karakter hutan hujan tropis dan berbagai ecological constraint.

Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah melakukan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) terhadap rencana pemindahan IKN, untuk memastikan aspek lingkungannya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya