Berita

Sandiaga Uno di Edutech Expo/Net

Nusantara

Sandi Uno Buktikan Komitmen Kewirausahaan Lewat OK OCE

SENIN, 10 FEBRUARI 2020 | 13:59 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lewat gerakan kewirausahaan OK OCE kembali dibuktikan Sandiaga Salahudin Uno.

Di antaranya lewat Seminar OK OCE pada Edutech Expo di Jakarta Convention Center, Minggu (9/2).

Tidak hanya dihadiri Sandi, acara tersebut juga dihadiri pengurus OK OCE, Ketua Umum OK OCE Indonesia Im Rusyamsi, Sekretaris Jenderal OK OCE Herie Marijanto dan Bendahara Umum OK OCE Rahmat Agustiar.


Turut hadir sejumlah pembicara yang merupakan pengusaha muda dari beragam kalangan, mulai dari Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Aptiknas) Soegiharto Santoso.

Sedangkan pembicara kalangan milenial terdapat pengusaha kripik sekaligus selebgram Riezka Rahmatiana, pemilik Kopi Besan dan Kacang Tuang Muhammad Al Bagir serta Fajar Jaman selaku CEO IYKRA.

Terlaksana dan banyaknya dukungan dari berbagai pihak, khususnya kalangan milenial dibuktikan Sandi sebagai bentuk semangat dalam perubahan.

Lewat talk show serta tatap muka langsung dengan para pelaku usaha dalam Seminar OK OCE, Sandi berharap ada pendidikan kewirausahaan bagi para milenial yang hadir.

"Saya ngeliat bahwa bukti anak muda kita semangat dan mereka termotivasi untuk mendapatkan pendidikan yang tuntas dan berkualitas," ungkap Sandi.

"Saya memberikan dukungan dan 29 tahun Expo ini hadir dan terus berkembang, mudah-mudahan di 2021 akan lebih rame lagi," tambahnya.

Besarnya minat kalangan muda untuk terjun menjadi wirausaha terlihat dari jumlah pengunjung yang hadir, yakni mencapai 35.000 orang.

"Hari ini ada 35.000 pengunjung lebih, jadi saya yakin pendidikan kita akan terus bertransformasi, karena itu butuh peran semua pihak," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Oleh karena itu, Sandi mengaku optimis dapat mengejar target sebanyak 2 juta lapangan kerja baru pada tahun depan.

"Jumlahnya sudah kita canangkan bahwa kita akan ciptakan 2 juta lapangan kerja baru. Di hingga tahun 2024 kita akan ciptakan kolaborasi dengan 500 komunitas penggerak di seluruh Indonesia dan sekarang OK OCE sudah mencapai kolaborasi dengan 93 komunitas," ujar Sandi.

"Dan sekarang OK OCE sudah ada 130.000 peserta di seluruh wilayah Indonesia," imbuhnya.

Walau begitu, Sandi berharap kaum milenial dapat menjadi wirausaha dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja baru melampaui target.

Karena itu, pendalaman materi tentang kewirausahaan hingga kondisi ekonomi bangsa terkini harus dipahami kaum milenial sebelumnya.

"Tapi kalau kita kerucutkan kepada milenial, kita berharap angka tersebut bisa akan lebih banyak lagi," katanya.

"Target kita ke depan kita pastikan bahwa milenial ini akan dapatkan wawasan baru tentang masa depan ekonomi Indonesia," tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya