Berita

Sekretaris Jenderal DPD RI Reydonnyzar Moenek/Net

Politik

Sekjen DPD Donny Moenek Harus Gentle, Pilih Birokrat Atau Politisi?

JUMAT, 07 FEBRUARI 2020 | 15:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sekretaris Jenderal DPD RI Reydonnyzar Moenek harus mengambil sikap tegas terhadap perjalanan karirnya ke depan.

Donny Moenek belakangan menjadi sorotan setelah aktif bermanuver untuk menjadi bakal calon gubernur Sumatera Barat pada tahun 2020.

Dia sudah mendaftar di banyak partai politk. Hal ini tentu tidak pantas dilakukan oleh seorang birokrat senior.


"Dia harus memilih dong, mau politik ya politik atau mau birokrat ya birokrat?" kata Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (7/2).

Belakangan, juga muncul petisi yang dibuat anggota senator yang ditujukan kepada pimpinan DPD untuk mengganti Donny Moenek atas manuvernya itu.

Bagi Uchok Sky, inisiasi petisi itu sudah tepat dilakukan para senator. Bahkan, jika petisi tetap tidak diindahkan oleh pimpinan, maka anggota DPD bisa membuat mosi tidak percaya.

"Kalau dia tidak mengundurkan diri dan tidak diganti pimpinan, lebih baik bikin mosi tidak percaya. Itu cara kedua walau petisi mentok," pungkasnya.

Donny Moenek menduduki kursi Sekjen DPD RI sejak November 2018 menggantikan Sudarsono Hardjosoekarto. Sebelumnya, dia adalah Wakil Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sejak Maret 2017.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya