Berita

Dr Li Wenliang/CNA

Dunia

Dokter Yang Pertama Kali Peringatkan Soal Wabah, Meninggal Dunia Karena Corona

JUMAT, 07 FEBRUARI 2020 | 06:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang dokter di China yang memberi peringatan awal soal wabah virus corona pada awal penyebarannya meninggal dunia.

Dia adalah Dr Li Wenliang bekerja sebagai dokter mata di pusat gempa di kota Wuhan. Pada saat itu, dia mengamati pasien dengan gejala yang mirip dengan wabah Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) mematikan tahun 2002-2003.

Pria 34 tahun itu mengirim pesan kepada rekan-rekannya pada 30 Desember lalu soal kemungkinan penyebaran virus corona yang berbahaya.


Namun aksinya itu sempat ditegur oleh pihak berwenang China karena dianggap menyebarkan desas-desus.

Saat virus corona semakin mewabah, dia ikut turun tanganan merawat para pasien di Wuhan. Namun dia tertular virus corona saat merawat salah satu pasien. Sang dokter pun kemudian meninggal dunia karena infeksi pada Jumat dini hari (7/2).

Rumah Sakit Pusat Wuhan di provinsi Hubei, tempat Dr Li bekerja, mengkonfirmasikan kematiannya dalam posting singkat tentang akun terverifikasi di platform media sosial China Weibo.

"Dokter mata Li Wenliang dari rumah sakit kami, yang sayangnya terinfeksi selama perang melawan epidemi pneumonia dari virus corona baru, meninggal pada pukul 2.58 pagi pada 7 Februari 2020 meskipun upaya habis-habisan untuk menyelamatkannya," begitu bunyi pernyataan tersebut.

"Kami sangat menyesali dan meratapi ini," sambungnya seperti dimuat Channel News Asia.

Warga China banyak yang menggang Li sebagai seorang pahlawan.

Wabah virus corona sendiri saat ini telah merenggut lebih dari 600 nyawa dan menginfeksi 28.000 orang lainnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya