Berita

Dzikria Zatil tak dapat dipidana dalam kasus penghinaan terhadap Walikota Surabaya/RMOLJatim

Politik

Taufiqurrahman: Penghina Risma Tidak Dapat Dipidana

SELASA, 04 FEBRUARI 2020 | 12:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kasus hukum yang menimpa Dzikria Dzatil, seharusnya tidak bisa dipidana. Pasalnya, tak ada pengaduan dari Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, atas penghinaan terhadap dirinya kepada pihak kepolisian.

Dzikria Dzatil (43), ibu rumah tangga (IRT) ini menghina Risma lewat media sosial. Dia pun telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Polrestabes Surabaya, usai ditangkap di daerah Bogor pada Sabtu lalu (31/1).

Menurut mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Taufiqurrahman, penangkapan Dzikria tak bisa berujung dengan pidana.


Merujuk pada Putusan Mahkamah Konstitusi No. 013-022/PUU-IV/2006, papar Taufiq, bahwa MK dalam pertimbangannya terkait pemberlakuan Pasal 207 KUHP menyebut, penuntutan hanya dilakukan atas dasar pengaduan dari penguasa.

"Jadi, apabila pemerintah yang dihina tersebut tidak mengadukan kasus penghinaan ini maka tidak dapat dipidana," ungkapnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (4/2).

IRT dengan akun Facebook Zikria Dzatil itu mengaku awalnya merasa kesal atau terpancing lantaran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kerap di-bully netizen.

Meski bukan warga Jakarta, pelaku mengaku sakit hati karena Anies sering di-bully soal banjir di media sosial. Untuk itu, ia melampiaskan dengan membalasnya di media sosial.

Dzikria pun mengaku menyesal dan telah memohon maaf kepada Walikota Surabaya atas perbuatannya tersebut.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya