Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani/RMOL

Nusantara

Lebih Penting Urai Persoalan Jakarta Dibanding Status Paska Tidak Lagi Ibukota

JUMAT, 31 JANUARI 2020 | 14:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jakarta sebagai kota metropolitan harus rela melepas predikatnya sebagai ibukota negara setelah Presiden Joko Widodo menetapkan pemindahan ibukota ke Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya di Kabupaten Penajam Pasar Utara dan di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Namun, status Jakarta paska tidak lagi menyandang ibukota sampai detik ini belum diputuskan, dan masih menjadi pertanyaan.

"Buat saya, jauh lebih penting memikirkan mengurangi beban Jakarta. Mau statusnya apa, kalau jadi pindah ibukota, beban dan masalah Jakarta tidak hilang serta merta," ungkap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (31/1).


Politisi muda Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menyatakan, DPRD selama ini menjalankan amanat undang-undang guna memastikan yang terbaik bagi pembangunan Jakarta.

"Artinya kalau sudah ada opsi-opsi yang diajukan oleh DPR RI dalam pembahasan, maka kita akan jadikan kajian juga," jelasnya.

Saat membangun ibukota baru, lanjut Zita, permasalahan yang ditinggalkan di Jakarta juga harus dipersiapkan perencanaannya.

Untuk lima tahun ke depan, dirinya meminta harus ada panduan kerja yang jelas sehingga harapan Jakarta yang bebas banjir, perkampungan kumuh, dan kemacetan, dapat terwujud.

"Soal status, saya kira daerah bekas ibukota kita juga tidak ada yang berstatus khusus. Misalnya DIY kan lebih pada alasan sejarah mendapat hak istimewa, bukan karena ibukota. Kalau ada status, ya jangan sampai hanya tempelan," demikian Zita Anjani.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya