Berita

Pendiri Alibaba Jack Ma/Net

Dunia

Corona Mengganas, Jack Ma Rogoh Kocek Rp 200 Miliar Untuk Bantu Kembangkan Vaksin

KAMIS, 30 JANUARI 2020 | 13:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menyebarnya virus corona di Wuhan dan sejumlah wilayah lainnya di China serta sejumlah negara lainnya membuat was was banyak pihak, tidak terkecuali miliarder pendiri Alibaba, Jack Ma.

Orang terkaya di negeri tirai bambu itu ikut turun tangan membantu menghentikan penyebaran virus corona dengan cara menyumbangkan 100 juta yuan atau lebih dari 200 miliar rupiah melalui yayasannya untuk membantu menemukan vaksin untuk virus corona,

Menurut sebuah pos di yayasannya, Jack Ma Foundation, dia telah mengalokasikan 40 juta yuan untuk dua organisasi penelitian pemerintah China.


Dikabarkan CNN, donasi tersebut menyusul pengumuman yang dibuat pihak Alibaba pada akhir pekan lalu untuk membeli pasokan medis untuk provinsi Wuhan dan Hubei, pusat penyebaran virus.

Bukan hanya itu, perusahaan ini juga menawarkan kekuatan komputasi kecerdasan buatan atau AI gratis untuk organisasi penelitian ilmiah untuk mendukung pencarian vaksin atau perawatan.

Diketahui bahwa Alibaba adalah salah satu dari sejumlah perusahaan teknologi China yang menyumbangkan dana untuk upaya pengobatan corona.

Selain Alibaba, raksasa bisnis China lainnya seperti Huawei, perusahaan e-commerce Tencent (TCEHY), mesin pencari Baidu (BIDU), ByteDance pemilik TikTok dan perusahaan pengiriman makanan, Meituan-Dianping juga ikut menggelontorkan dana untuk membantu upaya pengembangan vaksi corona.

Virus ini diketahui menyebar dengan sangat cepat di China dan sejumlah negara di dunia sejak sebulan belakangan. Tercatat setidaknya 6.000 kasus telah dikonfirmasi di China. Virus yang menyerang saluran pernapasan itu telah merenggut 132 nyawa.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya