Berita

Menkumham, Yasonna Laoly (tengah)/RMOL

Politik

Minta Dibentuk Tim Pencari Harun Masiku, Yasonna: Kalau Dari Saya Nanti Dibilang Bohong

SENIN, 27 JANUARI 2020 | 18:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keberadaan politisi PDIP Harun Masiku yang buron usai ditetapkan tersangka dugaan suap kepada Komisioner KPU Wahyu Setiawan masih menjadi misteri sampai hari ini.

Sejumlah pihak pun menduga Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly sesungguhnya tahu keberadaan Harun Masiku. Hanya saja, dia sengaja menutupi keberadaan Harun.

Dugaan tersebut bukan tanpa alasan. Yasonna sebelumnya mengatakan bahwa Harun berada di luar negeri. Yasonna dan Harun berlatar belakang sama, yakni, kader PDI Perjuangan.


Namun, sebuah video rekaman kamera pengawas di Bandara Soekarno-Hatta tersebar di media sosial yang memperlihatkan sosok Harun telah kembali ke Indonesia pada Selasa (7/1), sehari sebelum terjadinya OTT Wahyu Setiawan.

Menanggapi hal tersebut, Yasonna tegas membantah tudingan sengaja menyembunyikan Harun.

"Tidak ada (kepentingan), saya pastikan tidak ada. Memang ada kesalahan data karena kesalahan teknis," ungkap Yasonna di Bilangan Menteng, Jakarta, Senin (27/1).

Seperti tak terima dengan tuduhan tersebut, Yasonna pun menantang dan
sudah meminta untuk segera dibentuk tim dari Cyber Crime Polri, Kemenkominfo, Badan sandi dan cyber nasional (BSCN) serta Ombudsman, untuk membuat penelitian secara  independen guna menelusuri kebenaran sesungguhnya yang terjadi.

"Supaya jangan dari saya, Nanti dianggapnya pak menteri kan bikin-bikin aja itu bohong-bohong. Saya pikir saya belum terlalu tol*l lah untuk melakukan separah itu," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya