Berita

Anggota DPD RI Fahira Idris/Net

Nusantara

WASPADA VIRUS CORONA

Untuk Sementara, Jokowi Diminta Tutup Akses Dari Dan Ke China

SENIN, 27 JANUARI 2020 | 09:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Cepatnya penyebaran virus corona Wuhan atau corona virus baru n-CoV 2019, tidak lama setelah kasus tersebut terkonfirmasi ditemukan di Wuhan, China, harus mendapat perhatian serius dari pemerintah Indonesia.

Penutupan penerbangan dari dan menuju China menjadi salah satu opsi yang bisa ditempuh agar virus mematikan yang masih satu keluarga dengan virus penyebab flu hingga MERS dan SARS ini bisa dicegah masuk ke Indonesia.

Anggota DPD RI Fahira Idris menyarankan agar pemerintah tidak hanya menutup penerbangan dari dan menuju Wuhan, tetapi juga untuk sementara ini menutup semua penerbangan dari dan menuju semua wilayah China.


Karena selain Wuhan, beberapa kota lain di China juga sudah diisolasi akibat pesatnya penyebaran virus carona. Bahkan hingga saat ini sudah ada 13 negara yang mengonfirmasi adanya temuan kasus virus corona.

"Baiknya untuk sementara pemerintah segara menutup penerbangan dari dan menuju seluruh wilayah China, tidak hanya yang dari dan menuju Wuhan, sampai penyebaran virus ini benar-benar bisa ditangani," ujar Fahira, Senin (27/1).

"Mau tidak mau langkah ini secepatnya harus kita tempuh sebagai langkah preventif untuk menangkal jangan sampai terjadi perpindahan virus ke Indonesia. Kita harus melihat kasus virus carona ini murni sebagai bencana sehingga usulan kebijakan penutupan penerbangan dari dan ke China tidak ditafsirkan macam-macam apalagi menimbulkan perselisihan," tuturnya menambahkan.

Menurut Fahira, kemampuan dan kecepatan pemerintah China untuk menghentikan penyebaran virus carona yang dalam beberapa hari ini begitu memperihatinkan menjadi kunci agar penyebaran virus ini tidak meluas secara global.

Artinya, jika semakin banyak provinsi atau kota di China yang terinfeksi maka potensi penyebaran virus ini secara global kemungkinan besar juga akan semakin cepat. Potensi meluasnya penyebaran virus ini besar karena telah terkonfirmasi penularan virus dapat terjadi dari manusia ke manusia atau dapat ditularkan melalui kontak manusia.

Untuk itu, lanjut Fahira, dirinya berharap Presiden Joko Widodo segera memerintah kementerian terkait (Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan) dan lembaga terkaitnya segera berkoordinasi untuk segera mengeluarkan kebijakan menutup sementara semua penerbangan dari dan menuju seluruh wilayah China.

"Sekali lagi ini untuk hanya sementara. Setelah semuanya kembali kondusif, penerbangan dari dan ke China harus dibuka kembali. Hal penting lainnya yang juga harus mendapat perhatian adalah pemerintah mencari solusi bagi WNI yang ada China terutama di Wuhan. Sedapat mungkin mereka harus dievakuasi ke luar Wuhan," sebut Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI ini.

Saat ini virus corona yang diduga kuat berasal dari Wuhan, China tengah menjadi perhatian masyarakat internasional. Virus dengan karakteristik mirip SARS dan memiliki risiko kematian ini telah menyebar ke berbagai negara. Indonesia sendiri, melalui Kementerian Perhubungan telah menutup semua penerbangan dari dan menuju Wuhan.

Di China sendiri, saat ini pemerintah China telah menutup akses dari dan ke 13 kota yang dihuni sekitar 41 juta orang secara total pada Jumat (24/1).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya