Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Wikipedia Bersihkan Sunda Empire Yang Sempat Muncul Di Sejarah PBB

SENIN, 27 JANUARI 2020 | 03:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dua artikel berbahasa Indonesia yang diduga disunting Sunda Empire sudah disbersihkan Wikipedia ke format awal.

Artikel tersebut adalah laman terkait Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) dan North Atlantic Treaty Organization (NATO).

Wikipedia Indonesia lewat akun resminya di Twitter @idwiki menyampaikan pembersihan artikel tersebut sudah rampung.


Artikel tersebut sudah kembali normal terhitung Jumat (24/1) pada pukul 09.26 WIB.

"Saat ini kontributor Wikipedia telah usai menangani kasus perubahan informasi di artikel PBB dan NATO," tulis Wikipedia, Sabtu (25/1).

Kasus serupa dipastikan Wikipedia tidak akan terjadi kepada dua artikel tersebut. Wikipedia juga mengklaim sudah meningkatkan proteksi terhadap dua laman itu.

"Kedua artikel tersebut kini sudah diperbaiki dan diberikan pelindungan agar kejadian serupa tak terulang kembali," terangnya dilansir dari Kantor Berita RMOLBanten, Minggu sore (26/1).

Pakar telematika Roy Suryo yang konsen terhadap menemukan perubahan itu usai disunting oleh akun anonim.

Politisi dari Partai Demokrat ini kemudian memabawa, Kasus itu pun dibawa ke Polda Metro Jaya.

Yang diadukan Rangga Sasana ke kepolisian terkait vandalisme artikel itu.

Dia menjelaskan ada pengubahan tempat Sidang Umum PBB pertama dari Church House, London menjadi di Lembang, Bandung.

"Yang bersangkutan mengatakan kalau PBB dan NATO itu dilahirkan, didirikan di Bandung di Gedung Isola," ucap Roy di Polda Metro Jaya, Jumat (24/1).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya