Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

PDIP Targetkan 60 Persen Kemenangan Pilkada Di Jawa Tengah

SENIN, 27 JANUARI 2020 | 01:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Provinsi Jawa Tengah akan menggelar pemilihan kepala daerah di 21 kabupaten/ kota secara serentak pada 23 September 2020. Jawa Tengah identik sebagai basis pendukung Partai Demokrasi Indoensia Perjuangan (PDIP).

DPD PDIP Jawa Tengah menargetkan kemenangan hingga 60% di seluruh daerah. Target tersebut dinilai realistis karena dalam Pemilu 2019, PDIP 'menguasai' Jawa Tengah.

Ketua Komisi B DPRD Jateng Sumanto saat hadir dalam puncak peringatan HUT PDIP di gedung DPRD Karanganyar menyebutkan, konsolidasi partai harus dimaksimalkan.


"Seluruh kader PDIP wajib membantu kemenangan calon yang nanti diusung oleh PDI Perjuangan," kata Sumanto seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (26/1).

Sumanto menambahkan, di wilayah Solo Raya sendiri, ada enam daerah yang akan menggelar pilkada. Diantaranya Sragen, Wonogiri, Sukoharjo, Solo, Boyolali dan Klaten.

Meski demikian, Sumanto menjelaskan yang menjadi target kemenangan Partai berlambang banteng itu bukan hanya daerah-daerah di Soloraya.  

"Bukan hanya pilkada Soloraya saja yang menjadi prioritas. Namun di seluruh wilayah di Jawa Tengah juga menjadi prioritas kenangan, bukan hanya Karesidenan Surakarta," tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya