Berita

Warga Tionghoa, Iren/RMOL

Nusantara

Bebas Rayakan Imlek, Masyarakat Tionghoa Sebut Gus Dur Sebagai Pahlawan

SABTU, 25 JANUARI 2020 | 14:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Masyarakat Tionghoa terus berdatangan ke Wihara Dharma Bakti, Jalan Kemenangan III Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, hingga Sabtu siang ini (25/1).

Kedatangan mereka tidak lain dan tidak bukan ialah untuk merayakan Imlek ke 2571. tahun ini bertepatan tegan tahun tikus logam.

Salah seorang warga Jembatan Dua, Jakarta Barat, Iren, mengaku bahagia bisa merayakan hari raya Imlek dengan bebas dan khidmat..


Kebahagian yang dirasakan Iren itu tentu tidak terlepas dari warisan sejarah Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.  

"Sosok Pak Gus Dur itu sih sebagai Pahlawan bangsa sih menurut kita. Karena kita sebagai minoritas sangat bersyukur bisa merayakan hari raya Imlek dengan legal lah," ucap Iren saat ditemui seusai melakukan Sembahyang di Wihara Dharma Bakti.

Dibandingkan perayaan Imlek dahulu, Iren sempat merasakan perayaan Imlek yang tertutup. Sebab pada saat sebelum Gus Dur mencabut Inpres 14/1967, warga Tionghoa dilarang merayakan Imlek.

"Bahkan kita harus ngumpet-ngumpet," katanya.

Atas kebijaksanaan Gus Dur itu, Iren mengaku bersyukur bisa merayakan hari besar Tionghoa.

Dengan perayaan yang terbuka, kata dia, masyarakat Tionghoa dapat memperkenalkan tentang budaya dan memelihara kehidupan yang harmonis dalam keberagaman.

"Kita sebagai orang Tionghoa sangat berterima kasih karena kita bisa merayakan Imlek dengan keluarga, dengan sesama gitu," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya