Berita

Sekda DKI, Saefullah tunjukkan peta Monas/RMOL

Nusantara

Gaduh Akan Revitalisasi Monas, Sekda DKI: Bung Karno Ingin Ada Banteng Di Sudut Monas

JUMAT, 24 JANUARI 2020 | 20:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) sedang melakukan revitalisasi Monumen Nasional alias Monas yang berada Kawasan Medan Merdeka, khususnya di sisi Selatan.

Mengusung optimalisasi fungsi kawasan dengan konsep ruang terbuka hijau dan integrasi transportasi. Revitalisasi Monas merupakan bagian dari Rencana Induk Penataan Rencana Tapak Kawasan Medan Merdeka, hasil dari sayembara desain yang pemenangnya ditetapkan pada awal 2019.

Sebuah fakta mengejutkan disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah yang menyatakan, sejati pembangunan Monas yang dipelopori oleh Presiden pertama RI, Soekarno belum pernah selesai.


"Belum ada catatan di sejarah kita, Monas ini diresmikan oleh Presiden. Belum ada itu. Jadi pembangunannya memang belum selesai," ungkapnya dalam konferensi pers yang digelar di Balairung, Balai Kota Jakarta, pada Jumat (24/1).

Saefullah menambahkan, mungkin jika proyek revitalisasi ini akhirnya rampung, Pemprov DKI akan meminta Presiden untuk dapat meresmikan.

"Bung Karno bahkan ingin di setiap sudut Monas ini ada banteng, Nah ini juga belum terlaksana," ujar Sekda.

Diketahui revitalisasi Monas ini sesungguhnya merujuk kepada Keputusan Presiden No. 25/1995 yang mana dalam Pasal 6, disebutkan bahwa Gubernur diposisikan sebagai Ketua Badan Pelaksana.

Selanjutnya di pasal 7 poin A, Badan Pelaksana mempunyai tugas di antaranya rencana pemanfaatan ruang, sistem transportasi, pertamanan, arsitektur dan estetika bangunan, pelestarian bangunan bersejarah dan fasilitas penunjang.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya