Berita

Penanganan pasien corona di China/Net

Dunia

Belajar Dari Kasus SARS, Kota Wuhan Kebut Bangun RS Baru Demi Tangani Pasien Corona

JUMAT, 24 JANUARI 2020 | 12:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kota Wuhan di China yang merupakan wilayah paling parah terkena wabah corona bergegas membangun rumah sakit baru dengan 1.000 tempat tidur untuk merawat para korban virus corona baru akhir pekan ini.

Virus mematikan yang menyerang saluran pernapasan itu diketahui telah merenggut 25 nyawa dan menginfeksi lebih dari 800 di negeri tirai bambu tersebut. Sebagian besar kasus berada di pusat kota Wuhan di China.

Rumah sakit baru sedang dibangun di sekitar kompleks liburan yang semula diperuntukkan bagi pekerja lokal. Rumah sakit ini terletak di taman di tepi danau di pinggiran kota. Diperkirakan, rumah sakit tersebut akan memiliki sekitar 1.000 tempat tidur.


Mesin-mesin bangunan, termasuk 35 penggali dan 10 buldoser, tiba di lokasi pada Kamis malam (23/1), dengan tujuan untuk menyiapkan fasilitas baru agar bisa digunakan pada Senin pekan depan.

"Pembangunan proyek ini adalah untuk mengatasi kekurangan sumber daya medis yang ada," kata laporan media lokal seperti dimuat ulang Reuters.

"Karena itu akan menjadi bangunan prefabrikasi, tidak hanya akan dibangun dengan cepat tetapi juga tidak akan memakan biaya banyak," tambahnya.

Rumah sakit ini bertujuan untuk meniru pengalaman Beijing pada tahun 2003, ketika kota itu berjuang melawan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) di mana sebanyak 774 orang meninggal dunia dan menyebar ke hampir 30 negara.

Pada saat itu, Beijing membangun rumah sakit Xiaotangshan di pinggiran utara hanya dalam waktu seminggu. Dalam waktu dua bulan, rumah sakit berhasil merawat satu per tujuh dari semua pasien SARS di negara itu.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya