Berita

Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief/Net

Politik

Jiwasraya Dan ASABRI Salah Jokowi, Andi Arief: Konstitusi Sudah Atur Penjamin Polis

KAMIS, 23 JANUARI 2020 | 14:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintahan presiden Joko Widodo periode pertama merupakan pihak yang paling bertanggungjawab atas kasus gagal bayar polis nasabah PT Asuransi Jiwasraya dan kebocoran PT ASABRI.

Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief, menyebut dalam konstitusi telah diatur UU 40/2014 tentang Perasuransian bahwa paling lambat 3 tahun harus ada lembaga penjamin polis.

"Yang paling bersalah pemerintah 2014-2019. Kenapa, karena tidak menjalankan UU no 40 tahun 2014 yang menyebut paling lama 3 tahun harus ada lembaga penjamin polis," ujar Andi Arief di akun Twitter pribadinya, Kamis (23/1).


Karena itu, hemat dia, siapa lagi yang akan bertanggungjawab terhadap nasib ribuan nasabah Jiwasraya hingga ASABRI jika UU jelas-jelas mengatur tentang hal tersebut.

"Siapa paling bersalah jika uang nasabah asuransi Jiwasraya, ASABRI, taspen dll yang jadi megaskandal tidak terbayar? Yang paling bersalah pemerintah 2014 - 2019," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya