Berita

Irna Narulita/Net

Nusantara

Dikritik Lewat Lagu ‘Irna Kamana Bae’, Ini Jawaban Bupati Pandeglang

KAMIS, 23 JANUARI 2020 | 08:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kritik tajam dilancarkan warga Pandeglang kepada Bupati Irna Narulita. Kritik itu disampaikan melalui lagu berjudul “Irna Kamana Bae”.

Bukannya marah, Irna justru mengapresiasi kritik dari Anton Daeng Harahap yang membuat lagu tersebut.

"Kami sangat apresiasi, ini akan menjadi masukan bagi kami untuk menjadi skala prioritas," terang Irna usai acara Bintek Penguatan Kapasitas Aparatur di Rizki Hotel, Rabu (22/1).


Menjawab kritik itu, Irna lantas membeberkan kinerja. Dia mengurai bahwa selama memimpin Pandeglang bersama Tanto Warsono Arban, sudah banyak pembangunan yang dilakukan khususnya infrastruktur jalan.

"Kami sudah bangun kurang lebih 1.324 KM, namun yang sudah di bangun jarang terpublikasi. Tapi tidak masalah yang terpenting pembangunan akan terus berproses," terang Irna.

Irna meyakini jika realisasi dari Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dimasa kepemimpinan nya pembangunan jalan sudah hampir 51 persen.

"Pandeglang wilayah nya sangat luas dengan viskal terbatas, tidak mungkin selama 5 tahun terbangun semua, jadi mohon bersabar, yang membuatkan lagu Irna Kamana Bae”, Irna ada kok, karena itu mohon kesabaranya, kita terus berupaya," ujar Irna seperti dikutip RMOL Banten.  

Anton Daeng Harahap membuat kritik kreatif terhadap Bupati Pandeglang Irna Narulita lewat lagunya, "Irna Kamana Bae" atau Irna Kemana Saja. Anton dalam lagunya mengkritik pembangunan infrastruktur di bawah kepemimpinan Irna.

Irna sendiri sudah menjabat Bupati Pandeglang hampir genap lima tahun. Dan periode berikutnya istri Dimyati Natakusumah ini kembali mencalonkan diri untuk periode ke dua.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya