Berita

Arteria Dahlan/RMOL

Politik

Soal Harun Masiku, Arteria Dahlan: Jangankan Imigrasi, Siapapun Bisa Salah

RABU, 22 JANUARI 2020 | 18:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kesalahan informasi yang disebut Dirjen Imigrasi Kemenkumham ada delay time soal keberadaan tersangka kasus suap kepada eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Harun Masiku telah berada di Indonesia sejak 7 Januari 2020 adalah manusiawi.

Begitu disampaikan anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/1).

"Siapapun bisa salah, jangankan imigrasi," kata Arteria.


Kendati begitu, Arteria meminta semua pihak tidak langsung menyimpulkan bahwa kesalahan yang dilakukan oleh pihak Imigrasi merupakan kesalahan yang disengaja.

"Bukan berarti kesalahannya itu ada unsur kesengajaan atau maksud tertentu. Kalau mau (menuduh) begitu ya harus dibuktikan lebih lanjut," katanya.

Lebih lanjut, Arteria menegaskan pihaknya akan memanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Kementerian Hukum dan HAM termasuk Dirjen Imigrasi untuk mengklarifikasi hal tersebut. Namun, bukan hanya spesifik membahas kasus Harun Masiku.

"Kita akan memanggil KPK tanggal 27 nanti ya dengan atau tidak adanya kasus Harun Masiku, kita tetap akan melakukan agenda rapat kerja dengan KPK. Jadi bukan karena Harun," jelasnya.

"Minggu depan juga (manggil Kemenkumham) tapi paling lambat pertengahan Februari," demikian Arteria.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya