Berita

Roy Suryo/RMOL

Politik

Roy Suryo: Tidak Hanya Pro PDIP, Goenawan Muhammad Harus Bicara Fakta

RABU, 22 JANUARI 2020 | 16:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Layaknya cerita misteri, keberadaan Harun Masiku, mantan Caleg PDI Perjuangan yang menjadi salah satu tersangka kasus suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024, sampai hari ini belum jelas keberadaannya.

Kondisi tersebut pun menarik perhatian sastrawan Goenawan Muhammad. Dia menyiratkan pesan bahwa saat ini negara sedang sulit membersihkan perilaku jahat.

"Ketika hari-hari ini KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) versi baru tak tampak bisa dipercaya, ketika Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Yasona lebih berpihak kepada partainya ketimbang kepada keadilan, ketika Presiden pilihan kita @jokowi tampak membiarkan semua, bisakah NKRI bersih?," ujar Goenawan melalui Twitter pribadinya, Rabu (22/1).


Cuitan GM ini pun mendapat komentar yang beragam kalangan, salah satunya datang dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo Notodiprojo.

"Semestinya statemen Pak @gm_gm soal MenkumHAM ini dilengkapi, tidak hanya lebih berpihak ke @PDI_Perjuangan tetapi berkata tidak benar soal keberadaan si Harun Masiku," tulis Roy membalas cuitan GM.

Tanggapan Roy tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan fakta terbaru, Harun Masiku tertangkap kamera pengawas CCTV saat berada Bandara Soekarno-Hatta.

"Selain ada bukti CCTV di Bandara, statemen Dirjen Imigrasi ini sudah jelas soal keberadaan DPO (Daftar Pencarian Orang) KPK tersebut," pungkas politisi Demokrat ini.

Sejauh ini, KPK pun belum mengeluarkan informasi terbaru Harus Masiku.  Drama masih berjalan dan publik pun dipaksa bersabar menyaksikan episode berikutnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya