Berita

Aksi Corong Rakyat menantang Novel Baswedan lakukan sumpah pocong/Ist

Hukum

Novel Baswedan Ditunggu Untuk Sumpah Pocong

RABU, 22 JANUARI 2020 | 02:01 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Aksi Corong Rakyat kembali berlanjut dengan tema 'maju tak gentar' untuk mendesak penuntasan kasus sarang burung walet yang diduga menyeret penyidik KPK, Novel Baswedan.

Mereka mengaku tidak menyerah memberi dukungan kepada Jaksa Agung, ST Burhanuddin untuk tidak tebang pilih dalam penegakan hukum, salah satunya mengadili Novel.

"Pantang mundur bagi Corong Rakyat demi menegakkan keadilan. Support tiada henti untuk memberikan dukungan kepada Jaksa Agung agar berani mengadili Novel Baswedan," tegas koordinator aksi, Ahmad di depan gedung kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/1).


Ahmad menegaskan, sudah saatnya korps Adhyaksa diselamatkan marwahnya agar dipercaya masyarakat Indonesia, salah satunya menindaklanjuti kasus sarang burung walet yang menyeret Novel.

Untuk itu, lanjut dia, tahun 2020 harus menjadi momentum pembenahan total bagi Kejagung agar tidak lagi kendor dalam menegakkan hukum.

"Dalam kasus Novel, lembaga penegakan hukum ini telah tercoreng karena tak kunjung mengadili Novel di kursi pesakitan. Jadikan tahun 2020 ini menjadi momentum mengadili Novel," katanya.

Selain berorasi, massa Corong Rakyat juga masih menunggu jawaban atas tantangan melakukan sumpah pocong atas kasus yang menimpanya.

"Kami masih menunggu respons Novel, tunjukkan nyalimu untuk menerima tantangan sumpah pocong ini. Jangan sampai karma yang akan menghampirimu atas perbuatanmu saat jadi Kasat Reskrim di Bengkulu," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya