Berita

Lutfi mengaku mendapat tekanan dan kekerasan saat diperiksa/Net

Politik

Lutfi Mengaku Disiksa Saat Diperiksa, Demokrat: Ubah Pola Penyidikan Bernuansa Kekerasan

SELASA, 21 JANUARI 2020 | 10:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Persidangan Lutfi Alfiandi menguak tindakan kekerasan yang dilakukan oknum petugas saat melakukan pemeriksaan. Lutfi yang didakwa atas tuduhan melawan aparat saat unjuk rasa menolak RUU KPK di depan Gedung DPR/MPR RI itu mengaku dianiaya penyidik saat dimintai keterangan.

Lutfi dipaksa untuk mengakui perbuatan yang dituduhkan kepadanya, yakni melempar batu ke arah polisi.

"Saya disuruh duduk, terus disetrum, ada setengah jam lah. Saya disuruh ngaku kalau lempar batu ke petugas, padahal saya tidak melempar," ujar Lutfi saat bersaksi di hadapan hakim, Senin (20/1).


Pengakuan Lutfi ini memancing reaksi dari berbagai pihak. Salah satunya Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan.

Melalui Twitter pribadinya Hinca berpesan agar kepolisian bisa mengubah pola-pola penyidikan yang bernuansa kekerasan.

"Kita sudah ratifikasi (proses adopsi perjanjian internasional) 'konvensi anti penyiksaan' tahun 98," cuit Hinca pada Selasa (21/1).

Hinca pun mengingatkan, ada hak-hak yang dimiliki tersangka yang juga wajib dihormati dan tidak boleh dihilangkan oleh siapa pun.

"Ingat, tersangka punya hak untuk menjawab secara bebas dan tanpa tekanan," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya