Berita

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Belum Kaji Draf RUU Omnibus Law 'Cilaka', DPR: Hari Ini Baru Diantar

SENIN, 20 JANUARI 2020 | 17:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Polemik RUU Omnibus Law Cipta Lapangan kerja yang mendapat protes dari para buruh di Indonesia masih belum menemukan solusi. Salah satu penyebabnya adalah karena pihak legislatif belum menerima draf RUU tersebut.

Padahal, RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) ini menjadi prioritas pemerintah, karena harus rampung dalam 100 hari kerja di awal 2020.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan usai menerima audiensi perwakilan serikat buruh KSPI yang melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU Omnibus Law Cilaka, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1).


"Katanya hari ini naskah akademik dan rancangan undang-undang (RUU) akan diantar. Saya sendiri belum melihat dan belum mempelajari," jelas Dasco.

Dasco mengatakan, DPR masih memerlukan waktu untuk mengkajinya terlebih dahulu. Termasuk salah satunya untuk mengakomodir masukan dari KSPI.

"Hari ini kita menerima kedatangan kawan-kawan buruh dan mereka telah menyampaikan beberapa poin-poin yang mereka rasakan keberatan dari RUU tersebut," ujar politikus Gerindra ini.

Karena itulah, Dasco enggan berkomentar lebih jauh soal isian draf RUU Omnibus Law Cilaka itu. Sebab, kata dia, draf naskah akademik yang beberapa telah beredar itu belum dikaji dan diverifikasi oleh DPR.

"Jadi begini, kalau soal naskah akademik saya tidak bisa komentar. Karena naskah akademik yang beredar itu kan belum kita verifikasi valid atau tidak. Sehingga saya belum bisa komentar," demikian Dasco.  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya