Berita

Menteri Lingkungan Hidup Malaysia, Yeo Bee Yin (kanan)/CNA

Dunia

Kirim Pulang Kontainer Limbah, Menteri Yeo: Malaysia Bukan Tempat Pembuangan Sampah

SENIN, 20 JANUARI 2020 | 14:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa negaranya bukanlah tempat pembuangan sampah. Karena itulah, negeri jiran akan mengirimkan kembali 150 kontainer berisi sampah plastik ke sejumlah negara asalnya.

Diketahui bahwa Malaysia dan sejumlah negara di Asia Tenggara dibanjiri kiriman sampah plastik dari negara-negara ekonomi maju seperti Amerika Serikat dan Inggris sejak tahun 2018 lalu. Pemerintah di kawasan tersebut kerap mengirim kembali sampah plastik impor ilegal tersebut ke negara asalnya, tidak terkecuali Malaysia.

Menteri Lingkungan Hidup Malaysia, Yeo Bee Yin mengatakan bahwa Malaysia telah mengembalikan 150 kontainer pengiriman yang membawa 3.737 metrik ton sampah ke sejumlah negara, termasuk Perancis, Inggris dan Amerika Serikat.


Yeo memastikan bahwa pihaknya bersiap untuk mengirim kembali sekitar 110 kontainer lain dalam waktu dekat. 60 di antara berasal dari Amerika Serikat.

"(Pihak berwenang) akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa Malaysia tidak menjadi tempat pembuangan sampah dunia," kata Yeo, seperti dimuat Channel News Asia (Senin, 20/1).

Dia juga memastikan bahwa Kementerian Lingkungan Malaysia akan terus berperang melawan polusi, termasuk limbah plastik.

Yeo menegaskan, semua biaya pengiriman kembali kontainer sampah akan ditanggungjan kepada negara asal sampah.

"Kami tidak ingin membayar satu sen pun," tegas Yeo

"Orang-orang membuang sampah mereka ke negara Anda, kami tidak seharusnya membayar mereka untuk mengembalikannya," demikian Yeo.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Venezuela Kecam Keras Serangan Militer AS, Maduro Umumkan Darurat Nasional

Sabtu, 03 Januari 2026 | 19:56

Kemenimipas Siapkan 968 Tempat Kerja Sosial

Sabtu, 03 Januari 2026 | 19:41

Trump Klaim Tangkap Presiden Venezuela Usai Bombardir Caracas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 18:56

Parpol Pragmatis, Koalisi Permanen Tidak Mudah

Sabtu, 03 Januari 2026 | 18:45

Pimpinan Ponpes Gontor Meninggal, Ini Jadwal Salat Jenazah dan Pemakaman

Sabtu, 03 Januari 2026 | 17:54

Sikap Parpol Dukung Pilkada Dilakukan DPRD Bisa Berubah

Sabtu, 03 Januari 2026 | 17:20

Pemilu Digital: Upaya Memutus Tuntas Biaya Tinggi dan Akal-akalan Demokrasi

Sabtu, 03 Januari 2026 | 16:30

Bank Mandiri Sinergi dengan Kemhan Bangun 5 Jembatan Bailey

Sabtu, 03 Januari 2026 | 15:55

Bulog Jamin Stok Beras di Sumatera Aman Usai 70 Ribu Hektare Sawah Terendam Banjir

Sabtu, 03 Januari 2026 | 15:11

Motorola Umumkan Tanggal Peluncuran Razr Edisi Khusus Piala Dunia 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 14:56

Selengkapnya