Berita

Demo/Net

Dunia

Pajak Rokok Dan BBM Naik Picu Gelombang Demo Yang Lukai 530 Orang

SENIN, 20 JANUARI 2020 | 14:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Gelombang unjuk rasa anti pemerintah di Lebanon semakin menjadi-jadi, korbannya pun terus berlipat ganda. Dalam dua hari terakhir, totalnya sudah ada lebih dari 530 orang yang terluka.

Unjuk rasa pada Minggu (19/1) diwarnai dengan polisi anti huru-hari yang menembakkan gas air mata ke kerumunan pengunjuk rasa di Beirut. Awan tebal gas air mata kemudian mengepul di tengah kerumuman sebelum akhirnya hujan menyapu jalanan.

Dimuat AFP, unjuk rasa yang terjadi berbulan-bulan lalu ini dipicu dengan dikenakannya "Pajak WhatsApp“ sebesar 20 sen.


Bukan hanya Whatsapp, pemerintah juga menaikan pajak rokok dan bahan bakar minyak (BBM) yang membuat warga murka.

Meski pajak WhatsApp telah dicabut, namun tuntutan meluas. Warga ingin perombakan sistem politik dengan mendorong Perdana Menteri Saad al-Hariri untuk turun dari jabatannya pada 29 Oktober lalu.

Sayangnya unjuk rasa sudah kepalang rumit. hal ini juga dipicu dengan gagalnya Perdana Menteri Hassan Diab yang baru ditunjuk presiden pada Desember lalu untuk membentuk pemerintahan darurat.

Alhasil, gelombang unjuk rasa masih terus berlangsung. Para demonstran yang pada awalnya melakukan aksi damai, saat ini sudah mulai merusak fasilitas publik. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya