Berita

Banjir di lahan yang sebelumnya terbakar di Australia/Net

Dunia

Australia Gelontorkan Rp 713 Miliar Untuk Pulihkan Sektor Pariwisata

MINGGU, 19 JANUARI 2020 | 16:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Australia dengan terpaksa harus menggelontorkan dana sebesar 76 juta dolar Australia atau setara dengan Rp 713 miliar (Rp 9.392/dolar Australia) untuk memulihkan kembali sektor pariwisatanya.

Kebakaran hutan selama berbulan-bulan yang diikuti dengan banjir telah merusak wilayah di negara benua seluas sepertiga negara Jerman. Termasuk sektor pariwisata di Australia.

Sebanyak 29 orang meninggal dunia dan jutaan hewan, termasuk Koala dan Kangguru ikut menjadi korban dalam kebakaran yang melanda Australia sejak September lalu.


"Respons federal terhadap kebakaran hutan dahsyat ini komprehensif dan belum pernah terjadi sebelumnya," ujar Perdana Menteri Scott Morrison seperti yang dimuat Channel News Asia.

Dewan Industri Pariwisata Australia (ATIC), mengatakan sebelumnya bahwa kerusakan pada industri pariwisata sudah mencapai hampir 1 miliar dolar Australia atau setara dengan Rp 9,3 triliun.

Sementara itu, Dewan Ekspor Pariwisata Australia, mengatakan kepada Australian Financial Review bahwa kerugiannya bisa di atas 4,5 miliar dolar Australia atau setara dengan Rp 42 triliun pada akhir tahun ini.

Dalam wawancaranya dengan ABC News, Menteri Pariwisata Australia Simon Birmingham mengatakan Rp 713 miliar adalah paket dana awal yang digelontorkan untuk memulihkan sektor pariwisata.

"Mungkin perlu ada dukungan dan pendanaan tambahan saat kami bekerja melalui pemulihan ini," ujar Birmingham.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya