Berita

Diskusi Pansus vs Panja Jiwasraya di Jakarta/RMOL

Politik

Demokrat: Pemerintah Jangan Ketakutan Dengan Pansus Jiwasraya

MINGGU, 19 JANUARI 2020 | 13:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Polemik mega skandal yang diduga terjadi pada asuransi pelat merah Jiwasraya, memunculkan wacana pembentukan panitia khusus (Pansus) oleh DPR.

Namun belakangan usulan pembentukan Pansus itu kian hilang menyusul adanya dorongan pimpinan DPR agar komisi terkait membentuk panitia kerja (Panja) masing-masing.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Didi Irawadi menyatakan, Pemerintah jangan alergi dan takut serta khawatir dengan adanya pansus Jiwasraya ini.


Kejaksaan Agung RI sebenarnya telah menahan lima orang atas Korupsi Jiwasraya. Namun dugaan Didi bukan tidak mungkin ada pelaku lainnya dalam kasus ini.

"Ini enggak cukup kalau kita beri Panja dan kejaksaan. Tetapi harus yang lebih besar untuk bongkar ini, jangan sampai terungkap tidak optimal," katanya saat menjadi salah satu narasumber dalam diskusi publik bertema 'Kasus Jiwasraya, Panja vs Pansus?' yang digelar di kawasan  Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (19/1).

Menurut Didi, DPR sebagai lembaga politik yang dibayar dari pajak rakyat, kalau tidak bekerja secara optimal adalah kesia-siaan.

Pada dasarnya, Pansus DPR  bukanlah barang baru. Justru melalui rekomendasi Pansus, Didi menegaskan, semakin bisa membantu dalam penyelesaian dan penegak hukum.

"Saya kira kita enggak usah takut. Asal kita bersama punya niat untuk menuntaskan kasus, Pansus adalah pilihan tepat," terang Didi.

"Jelas Pansus dan Panja berbeda. Tapi kalau mau berjalan bersamaan silahkan. Tapi untuk menegakkan Jiwasraya harus ada Pansus," tutupnya. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya