Berita

Bus yang alami kecelakaan di Subang/RMOLJabar

Nusantara

Bus Angkut Kader PKK Kecelakaan Tunggal Di Subang

MINGGU, 19 JANUARI 2020 | 01:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah kecelakaan dialami bus pengangkut rombongan kader PKK Kota Depok, Sabtu (18/1). Sejumlah penumpang alami alami luka, 8 di antaranya meninggal dunia.

Diketahui, bus PO Purnamasari yang ditumpangi kader PKK Kota Depok itu baru pulang wisata dari Gunung Tangkuban Parahu. Sekitar pukul 17.45 WIB, kendaraan bernomor polisi E 7508 W itu oleng di turunan Palasari, Kampung Nagrog, Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang, Nunung Syuhaeri memaparkan, semua korban yang menjadi penumpang berasal dari Kota Depok. Dari puluhan korban luka-luka, baik ringan hingga berat, 8 di antaranya meninggal dunia.


“Data kecelakaan itu 22 orang luka berat, 28 luka ringan dan delapan meninggal dunia. Semua korban berasal dari Depok, tepatnya kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok,” ungkap Nunung ditemui di RSUD Ciereng, Sabtu (18/1), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Nunung mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkot Depok untuk menangani kecelakaan tersebut. Selain itu, Dinkes Subang juga akan menyediakan 20 ambulans untuk mengevakuasi para korban ke daerahnya masing-masing.

“Kami akan menyediakan 20 kendaraan ambulans. Mungkin masih kurang dan akan dilakukan penambahan. Kami juga sudah koordinasi dengan Pemerintah Kota Depok,” ujar Nunung.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya