Berita

Sampah juga jadi masalah bagi Pemkot Tangerang/Net

Nusantara

Kebiasaan Publik Buang Sampah Sembarangan, Bikin Walikota Tangerang Berang

MINGGU, 19 JANUARI 2020 | 00:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah meminta masyarakat Kota Tangerang untuk dapat menghilangkan perilaku buruk membuang sampah sembarangan di pinggir jalan.

Saat meninjau beberapa wilayah di Cipondoh dan Perumahan Puri Kartika Ciledug Kota Tangerang, Arief mengaku heran masih saja banyak masyarakat yang membuang sampah di pinggir jalan. Padahal tempat pembuangan sementara sudah disediakan.

"Permasalahan sampah ini bukan hanya tanggungjawab pemerintah tapi juga masyarakat," ujar Arief, Sabtu (18/1).


Menurut Arief, petugas sebenarnya selalu siaga mengangkut sampah-sampah setiap hari. Namun, usai diangkut, masyarakat kembali membuang sampah di pinggir jalan hingga terlihat kumuh.

"Belum ada 24 jam sampah diangkut, sudah menumpuk kembali di pinggir jalan. Padahal sudah ada TPS yang masih kosong, tapi masyarakat memilih membuang di pinggir jalan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Buceu Gartina mengatakan, pihaknya terus menyosialisasikan kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah. Ia juga tengah berkoordinasi dengan Kecamatan terkait.

"Misalnya masalah sampah di Puri Kartika, Saya sudah komunikasi sama Pak Camat mengenai tindak lanjutnya. Kami menawarkan untuk mengurangi permasalahan tersebut, jika menggunakan gerobag agar tidak ditumpahkan, jika mau pelayanan pintu ke pintu dijemput kami bersedia juga," jelasnya.

Ia pun tengah menghitung kebutuhan armada jika memang pelayanan pintu ke pintu disepakati masyarakat. Namun, ia optimis armada memadai lantaran volume sampah yang ada kurang dari satu ton.

"Kurang dari satu ton kalau melihat tumpukan tersebut, tapi jika kami jemput langsung kami sedang berhitung jumlah KK (Kepala Keluarga) untuk mengkalkulasikan kebutuhan armadanya," tutur Buceu.

Buceu meminta kepada masyarakat untuk senantiasa membuang sampah pada tempat-tempat yang sudah ditentukan. Hal tersebut agar memudahkan petugas untuk mengangkut sampah menuju TPS Rawa Kucing.

"Armada di setiap wilayah sudah disiapkan, jika pun ada kekurangan tinggal berkoordinasi dan langsung akan kami bantu tambah," demikian Buceu.  

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya