Berita

Ilustrasi kondom/Net

Dunia

Slogan Pada Kemasan Terlalu Vulgar, Gubernur Utah Stop Distribusi 100 Ribu Kondom Gratis

JUMAT, 17 JANUARI 2020 | 12:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gubernur Utah Gary Herbert menghentikan distribusi 100 ribu kondom gratis di negara bagian Amerika Serikat tersebut karena kemasannya yang memuat slogan-slogan yang dianggap terlalu vulgar.

Pemberikan ribuan kondom gratis tersebut sebenarnya merupakan bagian dari kampanye yang dilakukan oleh Depertemen Kesehatan Utah dengan tujuan mencegah HIV serta promosi seks yang aman.

Namun kondom-kondom yang dibagikan tersebut memicu kritik karena kemasannya memuat slogan yang dianggap "ofensif" atau terlalu vulgar. Beberapa slogan di antaranya berbunyi "Nikmati Gunungmu" dan "Jelajahi gua-gua Utah".


Setelah kebanjiran kritik, pihak Departemen Kesehatan Utah pun mengeluarkan permintaan maaf.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Kesehatan Utah mengatakan bahwa Herbert memahami pentingnya kampanye untuk mendidik orang-orang Utah tentang pencegahan HIV.

"Namun, dia (Herbert) tidak menyetujui penggunaan sindiran seksual sebagai bagian dari kampanye yang didanai wajib pajak, dan kantor kami telah meminta departemen untuk memperbaiki merek kampanye," tambah pernyataan itu, seperti dimuat BBC (Jumat, 17/1).

Pihak Departemen Kesehatan Utah pun mengaku "kecolongan", karena desain kemasan kondom tidak melalui saluran persetujuan yang diperlukan. Mereka mendesak organisasi yang terlibat dalam kampanye untuk segera berhenti mendistribusikan kondom.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya