Berita

Foto:Rep

Hukum

#KPKMencretLawanPDIP Trending Topic, Netizen: Kok Makin Amburadul Begini?

JUMAT, 17 JANUARI 2020 | 11:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Jagat media sosial tengah ramai memperbincangkan kinerja KPK yang dinilai mandul terhadap partai penguasa dalam hal ini PDI Perjuangan.

Hal itu ditunjukkan dengan adanya tanda pagar (Tagar) #KPKMencretLawanPDIP yang menjadi trending topic nomor satu di Twitter Indonesia.

Ribuan twit #KPKMencretLawanPDIP pun membanjiri dinding aplikasi Twitter Indonesia dan terus menjadi perbincangan hangat warganet.


Salah satunya, akun Twitter @PartaiSocmed yang menyesalkan kinerja KPK terkesan tidak berani untuk melakukan proses hukum terhadap partai berlambang banteng moncong putih itu. Terutama soal keberadaan eks politisi PDIP Harun Masiku yang hingga saat ini belum juga diamankan KPK.

"Wah kok makin amburadul begini ya? Dewan Pengawas saja menerima pihak yang sedang berperkara lantas bagaimana dengan yang diawasi? Jadi ingat kasus Pak Firli kena sidang etik KPK dulu. #KPKMencretLawanPDIP," tulis akun tersebut, Jumat (17/1).

Selain itu, ada akun @Qinara_Khai juga mengkritik kinerja lembaga antirasuah saat ini yang mengundang reaksi sejumlah aktivis hingga peneliti atas kinerja KPK dalam melakukan proses hukum.

Dia bahkan menyindir Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang kala itu disebutkan sedang diare saat ditanya dugaan keterlibatan dengan kasus suap upaya PAW anggota DPR dari PDIP.

"Sejumlah aktivis maupun peneliti dari berbagai LSM mendatangi KPK. Mereka mengaku membawakan jamu antidiare untuk pimpinan KPK. KPK.. Jangan sampai ketularan Hasto mencret," kata akun Qinara.

Sekadar informasi, sebelum ramai #KPKMencretLawanPDIP jagat media sosial juga sempat diwarnai tagar #HastoMencret beberapa hari lalu pasca operasi tangkap tangan (OTT) kasus suap upaya PAW anggota dewan yang menjerat eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan bersama tiga orang lainnya.

Dalam kasus ini, eks politisi PDIP Harun Masiku telah menyandang status tersangka bersama tiga orang lainnya yakni Wahyu Setiawan, anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, dan Saeful Bahari yang disebut-sebut sebagai orang dekat Hasto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya