Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Sebut Sandiaga Uno Presiden 2024, Pengamat: Yang Menentukan Capres Partai Bukan Jokowi

KAMIS, 16 JANUARI 2020 | 06:05 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pernyataan Joko Widodo di acara pelantikan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang menyebut Sandiaga Salahudin Uno berpotensi menggantikan dirinya dinilai terlalu dini.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menyebutkan pernyataan Jokowi hanyalah cara menyesuaikan kondisi saja.

Kata Pangi, pernyataan Jokowi tidak lebih hanya untuk membaca nuansa kebatinan orang-orang HIPMI.


"Sebenarnya terlalu shubuh membahas penganti beliau di tahun 2024, masih jauh, sebenarnya nggak etis, pemerintahan ini saja belum jelas," kata Pangi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/1).

Menurut Pangi, pujian Jokowi hanya sekadar untuk membangun hubungan baik dengan kader-kader HIPMI. Apalagi penentu siapa yang akan bertarung menjadi calon presiden adalah partai politik dan para elitenya.

"Memang yang menentukan calon presiden Jokowi, setahu saya partai politik, dan elite partai sekarang, Jokowi masa lalu, nggak bakal punya bargaining mengatur calon presiden, kecuali beliau ketua umum partai," tandas Pangi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya