Berita

Akademisi Undip, Wijayanto/RMOL

Politik

Belajar Dari Malari, Namanya Investasi Pasti Cari Keuntungan Pribadi

KAMIS, 16 JANUARI 2020 | 00:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Peristiwa Malari atau Malapetaka Lima Belas Januari yang terjadi pada tahun 1974 meletus akibat konflik ekonomi dan investasi.

Meski telah berlalu selama 46 tahun silam, namun ingatan itu sampai hari ini masih terus melekat dan patut dijadikan  pelajaran.

Peneliti dan juga Akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (Undip) Wijayanto mengatakan, sesungguhnya yang namanya investasi pasti tujuan utamanya adalah mencari keuntungan pribadi.


"Mereka bangsa asing, datang ke Indonesia sejak zaman Belanda itu untuk keuntungan sendiri bukan untuk bangsa yang dikunjunginya," ujarnya saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL dalam seminar 'Mendengar Suara Rakyat' yang di gelar di Usmar Ismail Hall, Kuningan, Jakarta , Rabu (15/1).

"Seperti yang terjadi hari ini pula. Tidak terkecuali China," sindirnya.

Untuk itu, Wijayanto mengajak seluruh pihak untuk berani membangun kembali imajinasi, bahwa sebenarnya pembangunan ekonomi yang adil, seperti yang di cita-cita founding fathers adalah sesuatu yang sangat mungkin dicapai.

"Kita sudah mencantumkannya di dalam Pancasila dan UUD.  Kita ingin menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, tapi selama ini hanya menjadi slogan," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya