Berita

Aksi Corong Rakyat minta Novel Baswedan diadili/RMOL

Hukum

Sambil Main Bola, Corong Rakyat Minta Jaksa Agung Serius Adili Novel Baswedan

RABU, 15 JANUARI 2020 | 02:12 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Gelombang aksi menuntut adili penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan terus berlanjut. Corong Rakyat kali ini melakukan aksi teatrikal main bola di area Gedung Kejaksaan Agung, Selasa (14/1).

Aksi ini sebagai sentilan agar tim Kejaksaan yang dipimpin ST Burhanuddin tidak bermain-main dalam menuntaskan kasus dugaan penganiayaan dan pembunuhan Novel Baswedan saat menjabat sebagai Kasat Reskrim di Bengkulu.

"Kenapa kami melakukan aksi teatrikal bermain bola didepan Kejagung? Ini adalah simbol bahwa Kejagung terlalu banyak main jadi lupa ingatan menuntaskan kasus dugaan penganiayaan dan pembunuhan yang dilakukan oleh Novel Baswedan kala menjadi Kasat Reskrim di Bengkulu," ungkap Korlap Aksi Ahmad, saat berorasi.


Ahmad juga memberikan ultimatum agar Jaksa Agung ST Burhanuddin tidak banyak bermain-main seperti Jaksa Agung sebelumnya yang saat memimpin Korps Adhyaksa kerap dituding bermain politik dalam upaya penegakan hukum khususnya dalam kasus Novel Baswedan di Bengkulu.

"Sekali lagi kami meminta agar tanggalkan baju politikmu jika masih bergerak sesuai pesanan politik, sangat berbahaya bagi bangsa ini jika seorang Jaksa Agung masuk ke dunia politik," kata Ahmad.

Ahmad menegaskan, menjadi harga mati agar berkas perkara kasus Novel bisa di limpahkan ke Pengadilan. Pihaknya akan seterusnya menagih keseriusan tim Kejaksaan mengadili Novel Baswedan.

"Jangan cuma jadi isapan jempol belaka, persamaan hukum harus ditegakkan. Novel punya dosa maka harus diadili. Aktivis HAM bersuaralah, jangan salah haluan," pungkasnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya