Berita

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga belum bisa menjelaskan konsep pengganti FDT/RMOLSumut

Politik

Festival Danau Toba Dibatalkan Gubernur Sumut, Konsep Pengganti Ternyata Belum Jelas

SELASA, 14 JANUARI 2020 | 10:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Niat Gubernur Sumatera Utara untuk mengubah Festival Danau Toba (FDT) dengan kegiatan lain ternyata belum dibarengi dengan perencanaan yang matang.

Kepada media, Edy Rahmayadi sudah memberikan kepastian bahwa event tahunan tersebut bukan ditiadakan, namun hanya diganti dengan konsep kegiatan yang lain.

"Kita (buat) bentuknya yang lain. Seperti ada triathlon: lomba lari, berenang, dan sepeda. Bukan ditiadakan kegiatannya, tetapi bentuknya (seperti) apa, metodenya. Agar wisatawan itu datang ke Danau Toba,” ujar Gubernur kepada wartawan, Senin (13/1).


Sayang, konsep baru yang diwacanakan oleh Edy Rahmayadi ini sepertinya belum mempunyai landasan yang kuat. Bahkan bisa dibilang masih mengawang-awang. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata pun mengakui belum ada konsep yang jelas untuk dijalankan sebagai pengganti FDT.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ria Telaumbanua yang dikonfirmasi hanya mengatakan wacana itu untuk membuat pelaksanaan agenda wisata tersebut lebih berkualitas.

“Disempurnakan supaya lebih berkualitas. Beberapa kegiatan mesti ditambah. Harus lebih berkualitas, bukan berarti tidak berkualitas. Harus lebih baik lagi,” katanya kepada Kantor Berita RMOLSumut melalui pesan tertulis.

Namun mengenai konsep, Ria Telaumbanua juga tidak mampu memberikan penjelasan lebih rinci.

“Nanti ada rapat kordinasi. Ini belum rapat,” pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya