Berita

Pemprov Sumatera Selatan/Net

Nusantara

13 Desa Di Sumsel Tidak Dapat Dana Desa

SENIN, 13 JANUARI 2020 | 14:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Banyak desa di Provinsi Sumatera Selatan yang terlambat menyelesaikan administrasi. Akibatnya, desa-desa itu tidak dapat alokasi dana desa.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumatera Selatan menyebut setidaknya ada 13 desa yang telat menyelesaikan administrasi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumatera Selatan, Yusnin, mengatakan, bahwa dari 2.853 desa di wilayahnya terdapat 13 desa yang tak dapat dana desa pada 2019.


“Penyebabnya bukan saja karena telat menyelesaikan administrasi, tapi ada juga desa yang tak dapat dana desa karena adanya pergantian kepala desa setempat dan juga terlambat dalam pengajuan,” jelas Yusnin, Senin (13/1).

Tiga belas desa itu adalah tiga desa di Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terdapat tiga desa, Kabupaten Banyuasin (lima desa), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur (satu desa), dan Kabupaten OKU Selatan (satu desa).

“Tapi, desa-desa itu akan tetap dapat dana desa dengan status sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) pada tahun ini (2020). Jadi, pencairannya pun akan dilakukan pada 2020 ini,” urai Yusnin.

Keterlambatan belasan desa itu tidak mengganggu anggaran di 2020. Yusnin mengatakan, dana sudah ada di kas daerah dan menunggu penyelesaian administrasi.

“Kita terus mendorong seluruh desa di Sumatera Selatan untuk tak lagi terlambat dalam melakukan pengajuan dan administrasi. Itu agar dana desa yang diterima dapat dikirim,” kata Yusnin.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya