Berita

Komat dukung Bobby jadi Walikota Medan/RMOLSumut

Politik

Dinilai Bisa Bawa Perubahan, Bobby Nasution Dapat Dukungan Komat Medan

SENIN, 13 JANUARI 2020 | 10:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Koalisi Masyarakat (Komat) Medan mendeklarasikan dirinya untuk mendukung Bobby Nasution menjadi Walikota Medan, Minggu (12/1) di Jalan Pelita VI Ujung Medan Perjuangan.

Deklarasi dan dukungan Komat Medan itu dihadiri langsung Bobby Nasution, ratusan relawan Komat, warga sekitar, dan tokoh masyarakat Medan Perjuangan.

Ketua Komat Medan pro Bobby Nasution, Awaluddin Matondang, menjelaskan beberapa alasan mereka menjatuhkan dukungan kepada pria bernama lengkap Muhammad Bobby Afif Nasution tersebut.


“Pada hari ini kita memberikan dukungan, menentukan sikap kita kepada Bobby Afif Nasution untuk menjadi Walikota Medan. Komitmen beliau membawa perubahan, terutama dalam menggali potensi generasi muda menjadi salahsatu pertimbangan kami. Kami yakin peranan kaum muda akan mengejar ketertinggalan Kota Medan dari kota lainnya,” kata Awaluddin Matondang.

Komat juga meyakini Bobby Nasution mampu menuntaskan berbagai persoalan Kota Medan, khususnya tata kelola pemerintahan.

“Tata kelola pemerintahan jadi PR utama bagi Pemkot Medan ke depan,” kata Awaluddin, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Untuk mewujudkan harapan itu, Komat Medan menekankan pentingnya memenangkan Bobby Nasution di Pilkada Medan 23 September 2020 nanti.

“Kita berada di garda terdepan memenangkan Bobby Nasution. Kesiapan harus kita buktikan dengan kerja-kerja kita ke depan,” kata Awaluddin.

Di tempat yang sama, Bobby Nasution menggarisbawahi perlunya kolaborasi semua lini untuk membuat perubahan Kota Medan. Dengan adanya dukungan dari Komat Medan, tentu menambah semangat kerja-kerja ke depan.

“Tentu yang pertama harus dilakukan kolaborasi antarkita. Kita harus berbagi ilmu agar solusi membangun Kota Medan bisa tercapai. Kolaborasi Medan Berkah adalah tagline kita bersama,” ungkap Bobby.

Jebolan pascasarjana Agribisnis IPB itu mengaku, dirinya tidak merasa gengsi untuk belajar dari semua pihak. Terutama menggali aspirasi dan mengembangkan potensi anak muda yang peranannya sangat dibutuhkan dalam mengejar ketertinggalan Kota Medan.

“Saya tidak gengsi dan tidak boleh egois untuk membangun pemikiran sendiri. Saya perlu dukungan dari semua masyarakat Medan, semua elemen yang ada di Kota Medan, semua etnis dan agama di Kota Medan,” jelasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya