Berita

Fadli Zon/RMOL

Politik

Hujan Deras Tidak Terbukti, Fadli Zon: BMKG Ngeramal Jangan Pakai Feeling

SENIN, 13 JANUARI 2020 | 07:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Banjir di pembuka tahun 2020 menjadi momok yang menakutkan bagi warga Jabodetabek. Warga siap siaga dan tak jarang memantau ramalan cuaca.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) saat itu langsung mengeluarkan peringatan bahwa hujan ekstrem akan terjadi selama dua pekan pertama di awal tahun. Tapi nyatanya, pasca tahun baru tidak ada lagi hujan besar yang menyebabkan banjir Jabodetabek.

Ramalan BMKG pun kini dipergunjingkan. Pembawa acara Indonesia Lawyers Club, Karni Ilyas yang pertama mempertanyakan keakuratan badan pimpinan Dwikorita Karnawati itu.


“BMKG ramalkan 2 Januari sampai hari ini, Jakarta hujan ekstrem, puncaknya hari ini. AS pun ikut peringatkan warganya. Ternyata sampai sore ini cuaca cerah,” tanyanya di akun Twitter pribadi, Minggu (12/1).

Menurutnya, hal itu berbanding terbalik dengan peristiwa 1 Januari. Di mana tanpa ada ramalan BMKG, Jabodetabek dilanda hujan lebat yang memecahkan rekor.

“Mungkinkah alat canggih dikalahkan pawang hujan?” sindirnya.

Mantan Wakil Ketua DPR Fadli Zon menimpali kicauan Karni Ilyas. Senada Karni, Fadli juga merasa heran dengan BMKG yang sering salah ramal dan salah data.

“Di mana pertanggungjawabannya. Jangan-jangan pakai feeling ngeramalnya. Jadi ingat tsunami di Banten,” ketusnya.

Bukan cuma Fadli, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid juga ikut nimbrung. Dia mencatat sudah kesekian kali BMKG salah meramal. Dia juga menyoroti nyinyiran publik saat banjir yang tidak mengarah pada BMKG dan justru menjurus ke Gubernur Anies Baswedan.

“Berkali-kali BMKG salah. Tapi class actionnya kepada Anies Baswedan. Sekalipun yang paling terdampak banjir adalah Provinsi Jabar & Banten,” tutupnya.

Sementara itu, seorang warganet mencoba meluruskan. Mereka mengunggah sebuah berita yang berisi mengenai modifikasi cuaca yang dilakukan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam memodifikasi hujan.

Tercatat, hingga Selasa (7/1) sebanyak 25 ribu kg garam sudah disebar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya