Berita

Timochenko/Net

Dunia

Polisi Kolombia Gagalkan Upaya Pembunuhan Eks Pemimpin Farc

SENIN, 13 JANUARI 2020 | 07:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi Kolombia berhasil menggagalkan upaya pembunuhan mantan kepala pemberontak Farc yang sekarang telah dimobilisasi oleh pemerintah. Dia adalah Rodrigo Londono Echeverri atau yang lebih dikenal dengan nama alias Timochenko.

Direktur polisi nasional Kolombia, Jenderal Oscar Atehortua mengatakan dalam pengumuman bahwa petugas yang bertindak atas petunjuk berhasil mencegat dua pembunuh di lokasi yang dekat dengan sebuah peternakan di mana Timochenko tinggal, di wilayah Quindio dan Valle del Cauca, barat daya Kolombia pada hari Sabtu (11/1).

"Serangan teroris yang berusaha membunuh Rodrigo Londoño Echeverri, presiden partai politik Farc, dicegah," kata Atehortua seperti dimuat BBC.


Diketahui bahwa kelompok sayap kiri Farc menandatangani perjanjian perdamaian bersejarah pada tahun 2016 dengan pemerintah setelah empat tahun negosiasi.

Sejak saat itu, Farc membentuk partai politik dengan nama yang sama dan dipimpin oleh Timochenko. Namun sebagian pihak di bekas kelompok Farc menentang keputusan Timochenko dan menginginkan dia dibunuh.

Atehortua mengatakan, upaya pembunuhan itu diperintahkan oleh mantan komandan Farc Ivan Marquez dan Hernan Dario Velasquez, yang lebih dikenal sebagai El Paisa, yang diyakini bersembunyi di Venezuela.

Mereka menolak perjanjian damai dan menilai bahwa perjanjian itu adalah bentuk pengkhianatan. Mereka dan para pengikutnya kembali mengangkat senjata.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya