Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati: Kedaulatan Bukan Hal Yang Dapat Dinegosiasikan

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 15:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Politik luar negeri dengan prinsip bebas aktif, bukan berarti Indonesia tidak punya pendirian tegas dalam pergaulan internasional.

Begitu dikatakan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dalam HUT 47 PDIP dan Rakernas di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (10/1).

"Bebas bukan berarti tidak punya pendirian, bukan defensif dan apologistik (gampang memaafkan)," lantang Megawati dalam sambutannya.


Megawati menyebutkan bahwa politik bebas aktif tidak kemudian menghapuskan ketegasan Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan.

Dia menyebut salah satu sikap tegas pemerintah adalah yang dilakukan Presiden Joko Widodo dalam menyikapi masuknya kapal asing di wilayah perairan Natuna Utara.

Hadir tengah cara Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin. Begitu juga mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, Jusuf Kalla dan Boediono juga nampak duduk di kursi barisan depan.

"Prinsip politik luar negeri bebas aktif juga dipegang teguh Presiden Jokowi, hal ini dicerminkan dengan sikap tegas PResiden Jokowi dalam persoalan di Natuna," katanya.

Megawati menegaskan, sebagai pendukung pemerintah, maka PDIP mendukung penuh langkah Jokowi dalam menegaskan wilayah kedaulatan Indonesia.

"Saya dan PDIP mendukung sikap tegas presiden Jokowi bahwa kedaulatan bukanlah hal yang dapat dinegosiasikan," tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya