Berita

Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

PDIP Bungkam Soal Pernyataan Saeful Diberi Uang Hasto

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 14:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan mengejutkan datang dari tersangka kasus suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Saeful Bahri yang mengatakan bahwa dirinya diberikan sejumlah uang untuk menyuap Wahyu.

Saeful mengaku uang suap diberitakan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Suap agar dapat meloloskan Harun Masiku sebagai anggota DPR menggantikan Riezky Aprilia "kursi panas" yang ditinggalkan almarhum Nazarudin Kiemas.


Saeful membenarkan bahwa dirinya mendapatkan uang dari Hasto setelah dicecar pertanyaan wartawan yang menunggunya keluar dari gedung KPK saat mengenakan rompi oranye.

"Duitnya dari Hasto?" tanya wartawan berkali-kali di gedung KPK, Jumat dinihari (10/1).

"Iya, iya," ucap Saeful sambil memasuki mobil tahanan.

Kantor Berita Politik RMOL mencoba mengonfirmasi kepada sejumlah politisi PDIP perihal pernyataan Saeful yang menyeret nama Hasto dalam kasus suap tersebut. Namun, tidak satupun elit yang mau merespons.

Redaksi sudah mencoba menghubungi Puan Maharani, TB Hasanuddin, Bambang Wuryanto, Arteria Dahlan dan Charles Honoris. Tapi belum merespons.

Barang kali mereka belum respons karena sedang ada persiapan Rakernas dan HUT PDIP pada 10-12 Januari 2019.

Anggota Fraksi PDIP DPR Masinton Pasaribu mengatakan, saat ini partai memang tengah disibukkan dengan kegiatan Rakernas dan juga persiapan HUT.

"Kami lagi persiapana HUT PDI Perjuangan dan Rakernas," tandas Masinton singkat, Kamis (9/1).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya