Berita

Gurubesar UI bidang Hukum Internasional, Hikmahanto Juwana/RMOL

Politik

Gurubesar UI: Sebentar Lagi Imlek, Mungkin China Butuh Banyak Ikan

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 04:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ada banyak alasan bagi Pemerintah Komunis China melakukan illegal fishing dengan melanggar zona ekonomi eksklusif (ZEE) di perairan Natuna Utara.

"Alasannya macam-macam, ada yang mengatakan bahwa jangan-jangan sebentar lagi akan ada Imlek, sehingga kebutuhan ikan meningkat. Bicara penduduk China mencapai satu miliar, mereka perlu ngambil dari sini (Natuna),” kata Gurubesar UI bidang Hukum Internasional, Hikmahanto Juwana dalam acara diskusi bertajuk Jalan Keluar Sengketa Natuna yang diselenggarakan oleh Ikatan Advokat Indonesia, di Resto Tjikini 5, Jakarta Pusat, Kamis (9/1).

Hikmahanto melanjutkan, pemerintah China seringkali tak terima dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang kerap menangkap kapal asing dan menenggelamkannya.


Pun demikian di perairan Natuna. Pemerintah Komunis China tak terima jika dianggap melakukan pelanggaran.

"kalau sampai ditenggelamkan kan reputasi China buruk. Jadi seolah-olah mereka menyetujui illegal fishing para nelayan mereka. Versi mereka, mereka tidak melakukan illegal fishing,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya